Showing posts with label Adult Wet Food. Show all posts
Showing posts with label Adult Wet Food. Show all posts

Nov 5, 2016

Review Makanan Kucing: Power Cat Fresh Ocean Fish Wet Food

Hallo feliners! Apa kabar? Semoga semuanya berkabar baik dan sehat. Kali ini The Cat Sound akan mereview makanan kucing merk Power Cat varian makanan lembek atau wet cat food. Pertama kali menemukan merk makanan kucing ini di Pow Pow Pet Shop Semarang. Untung banget nemuin makanan kucing baru ini jadi bisa ngasih menu yang lebih beragam buat si kucing. Soalnya aku sering banget ngasih kucing-kucingku Whiskas wet cat food. Itung-itung Power Cat ini jadi selingan menu dan rasa baru buat si kucing. Review Power Cat ini akan aku post satu persatu rasa ya feliners. Check this out!
Packaging & Price

Kemasan yang aku beli adalah kemasan sachet 85 gram buat trial apakah kucingku suka atau tidak. Ada sih kemasan yang 400 gram, tapi buat awalan aku putusin beli kemasan 85 gram dulu. Satu bungkus Power Cat isi 85 gram harga IDR 5,000 dan yang isi 400 gram harga IDR 14,500 di Pow Pow Pet Shop.


Flavor

Rasa yang tersedia yaitu rasa Fresh Sardine & Tuna, Fresh Ocean Fish, Fresh Mackerel dan Fresh Ocean Tuna. Semua varian rasanya diawali dengan ‘Fresh’, maybe buat menegaskan bahan-bahan yang dipakai dalam makanan kucing Power Cat ini bener-bener segar dan terbuat dari ikan murni. 
By the way, ini makanan kucing yang ada label Majelis Ulama Indonesia ‘Halal’! I mean, WOW! Baru sekarang nih nemuin makanan kucing bersertifikat HALAL MUI. Nih bukti kalau Power Cat ini emang beneran HALAL :

Texture & Ingredients

Tekstur Power Cat ini agak berbeda dengan Whiskas wet cat food dan dengan beberapa merk wet food lainnya. Power Cat punya tekstur makanan yang nggrembel dan ada banyak potongan ikan-ikan kecil di dalamnya. Tekstur pelengkapnya bukan Jelly seperti yang ada di Whiskas wet cat food, melainkan air minyak cair warna kuning kemerahan. Well, aku ga yakin sih apakah cairan kuning itu jelly atau bukan.

Power Cat ini diproduksi oleh PT Permata Bahari Malindonesia yang ada di Banyuwangi. Yang mengedarkan atau mengeluarkan makanan kucing Power Cat adalah Bumiputera Malaysia. Website Power Cat ini juga super rapi dan kece loh feliners. Color-themed nya maroon dan isi konten menggunakan bahasa inggris. Perusahaan Power Cat ini bernama Powerpets Food. Entah deh, jadi siapa ya Bumiputera? Di website juga ada foto produksi dan kegiatan research. Power Cat didirikan tahun 2014 lalu. Masih baru ya ternyata? Pantesan baru liat produk Power Cat ini sekarang. Berikut ingredients yang ada dalam Power Cat rasa Fresh Ocean Fish :
Tekstur Power Cat ini sangat raw dan banyak chunk ikan-ikannya. Berikut foto tekstur Power Cat masing-masing varian rasa :
Di ingredients tertera makanan ini mengandung tomat puri, yang aku simpulkan adalah pasta / saus tomat. Ini kenapa warna Power Cat seperti warna ikan sardine kalengan yang dikonsumsi manusia. Aroma Power Cat kayak sardine atau ikan berbumbu. Bahan pelengkapnya ada Seaweed Jelly, yaitu agar-agar laut. Nah berarti masih ada kandungan jelly-nya ya? Biasanya sih wet cat food yang pernah aku coba sebelumnya memakai Jelly Agents. Inilah mungkin kenapa Power Cat punya tekstur yang lebih raw daripada Whiskas wet cat food. Di kemasan belakang juga ada keterangan Meets AAFCO Standard (USA Standard). Which mean Power Cat udah memenuhi criteria AAFCO. Menurut asumsiku, Power Cat wet food hanya dikonsumsi kucing adult karena dalam tabel Daily Feeding Guidelines cuma ada kolom kucing dewasa dan ga menyebutkan kittens. Maybe Power Cat punya varian Kitten ya. We’ll find out.

Cat Point of View

Ga perlu disangkal atau digimanain lagi deh, kucingku sangat SANGAT SANGAT suka! Makannya sampe berbunyi dan berebut. Padahal udah aku sediakan foodbowl yang lumayan banyak buat mereka tapi tetep aja habis dan berebut lagi. Terutama kucing-kucing tua nih, ga mau ngalah sama yang kecil. Well, kittens di rumahku juga ikut makan Power Cat. Pokoknya luar biasa! Mereka selalu ‘crazy’ kalau dikasih wet food. Terutama Power Cat, ya mungkin karena teksturnya raw jadi mereka berasa makan ikan asli. Efek setelah makan Power Cat wet food sebenernya sih ga ada yang berubah. Aku ga sering-sering kasih wet food, ga tiap hari gitu karena nanti kucing jadi manja makan wet food mulu. Terus kalau dikasih makan dry food pada ga mau. Kayak gini pernah kejadian soalnya feliners. Belum lagi masalah gigi yang bisa timbul kalau keseringan makan wet food.


Conclusion  

Kesimpulan yang bisa aku tarik dari review di atas adalah Power Cat punya label halal yang somehow bikin aku amaze. Yang paling aku suka dari Power Cat adalah dia punya tekstur raw dan chunk ikan yang besar, jadi bukan bertekstur bubur atau jelly. Kucingku juga sangat suka dan menggilai. Sekian review Power Cat wet food dari The Cat Sound. Review Power Cat dry food akan segera terbit, stay tune! Semoga review ini berguna dan bisa dijadikan refrensi buat feliners semua. Cherioooooo! Thank you for reading The Cat Sound!

*Review ditulis bulan Mei 2016

**Disclaimer: review di atas merupakan review dari pandangan, perspektif serta pengalaman pribadi dari penulis. Jika ingin menyalin atau mengutip harap link ke www.thecatssound.blogspot.co.id.

Review Makanan Kucing: Power Cat Fresh Ocean Tuna Wet Food

Hallo feliners! Apa kabar? Semoga semuanya berkabar baik dan sehat. Kali ini The Cat Sound akan mereview makanan kucing merk Power Cat varian makanan lembek atau wet cat food. Pertama kali menemukan merk makanan kucing ini di Pow Pow Pet Shop Semarang. Untung banget nemuin makanan kucing baru ini jadi bisa ngasih menu yang lebih beragam buat si kucing. Soalnya aku sering banget ngasih kucing-kucingku Whiskas wet cat food. Itung-itung Power Cat ini jadi selingan menu dan rasa baru buat si kucing. Review Power Cat ini akan aku post satu persatu rasa ya feliners. Check this out!
Packaging & Price

Kemasan yang aku beli adalah kemasan sachet 85 gram buat trial apakah kucingku suka atau tidak. Ada sih kemasan yang 400 gram, tapi buat awalan aku putusin beli kemasan 85 gram dulu. Satu bungkus Power Cat isi 85 gram harga IDR 5,000 dan yang isi 400 gram harga IDR 14,500 di Pow Pow Pet Shop.


Flavor

Rasa yang tersedia yaitu rasa Fresh Sardine & Tuna, Fresh Ocean Fish, Fresh Mackerel dan Fresh Ocean Tuna. Semua varian rasanya diawali dengan ‘Fresh’, maybe buat menegaskan bahan-bahan yang dipakai dalam makanan kucing Power Cat ini bener-bener segar dan terbuat dari ikan murni. 
By the way, ini makanan kucing yang ada label Majelis Ulama Indonesia ‘Halal’! I mean, WOW! Baru sekarang nih nemuin makanan kucing bersertifikat HALAL MUI. Nih bukti kalau Power Cat ini emang beneran HALAL :


Texture & Ingredients

Tekstur Power Cat ini agak berbeda dengan Whiskas wet cat food dan dengan beberapa merk wet food lainnya. Power Cat punya tekstur makanan yang nggrembel dan ada banyak potongan ikan-ikan kecil di dalamnya. Tekstur pelengkapnya bukan Jelly seperti yang ada di Whiskas wet cat food, melainkan air minyak cair warna kuning kemerahan. Well, aku ga yakin sih apakah cairan kuning itu jelly atau bukan.

Power Cat ini diproduksi oleh PT Permata Bahari Malindonesia yang ada di Banyuwangi. Yang mengedarkan atau mengeluarkan makanan kucing Power Cat adalah Bumiputera Malaysia. Website Power Cat ini juga super rapi dan kece loh feliners. Color-themed nya maroon dan isi konten menggunakan bahasa inggris. Perusahaan Power Cat ini bernama Powerpets Food. Entah deh, jadi siapa ya Bumiputera? Di website juga ada foto produksi dan kegiatan research. Power Cat didirikan tahun 2014 lalu. Masih baru ya ternyata? Pantesan baru liat produk Power Cat ini sekarang. Berikut ingredients yang ada dalam Power Cat rasa Fresh Ocean Tuna :
Tekstur Power Cat ini sangat raw dan banyak chunk ikan-ikannya. Berikut foto tekstur Power Cat masing-masing varian rasa :
Di ingredients tertera makanan ini mengandung tomat puri, yang aku simpulkan adalah pasta / saus tomat. Ini kenapa warna Power Cat seperti warna ikan sardine kalengan yang dikonsumsi manusia. Aroma Power Cat kayak sardine atau ikan berbumbu. Bahan pelengkapnya ada Seaweed Jelly, yaitu agar-agar laut. Nah berarti masih ada kandungan jelly-nya ya? Biasanya sih wet cat food yang pernah aku coba sebelumnya memakai Jelly Agents. Inilah mungkin kenapa Power Cat punya tekstur yang lebih raw daripada Whiskas wet cat food. Di kemasan belakang juga ada keterangan Meets AAFCO Standard (USA Standard). Which mean Power Cat udah memenuhi criteria AAFCO. Menurut asumsiku, Power Cat wet food hanya dikonsumsi kucing adult karena dalam tabel Daily Feeding Guidelines cuma ada kolom kucing dewasa dan ga menyebutkan kittens. Maybe Power Cat punya varian Kitten ya. We’ll find out.

Cat Point of View

Ga perlu disangkal atau digimanain lagi deh, kucingku sangat SANGAT SANGAT suka! Makannya sampe berbunyi dan berebut. Padahal udah aku sediakan foodbowl yang lumayan banyak buat mereka tapi tetep aja habis dan berebut lagi. Terutama kucing-kucing tua nih, ga mau ngalah sama yang kecil. Well, kittens di rumahku juga ikut makan Power Cat. Pokoknya luar biasa! Mereka selalu ‘crazy’ kalau dikasih wet food. Terutama Power Cat, ya mungkin karena teksturnya raw jadi mereka berasa makan ikan asli. Efek setelah makan Power Cat wet food sebenernya sih ga ada yang berubah. Aku ga sering-sering kasih wet food, ga tiap hari gitu karena nanti kucing jadi manja makan wet food mulu. Terus kalau dikasih makan dry food pada ga mau. Kayak gini pernah kejadian soalnya feliners. Belum lagi masalah gigi yang bisa timbul kalau keseringan makan wet food.


Conclusion  

Kesimpulan yang bisa aku tarik dari review di atas adalah Power Cat punya label halal yang somehow bikin aku amaze. Yang paling aku suka dari Power Cat adalah dia punya tekstur raw dan chunk ikan yang besar, jadi bukan bertekstur bubur atau jelly. Kucingku juga sangat suka dan menggilai. Sekian review Power Cat wet food dari The Cat Sound. Review Power Cat dry food akan segera terbit, stay tune! Semoga review ini berguna dan bisa dijadikan refrensi buat feliners semua. Cherioooooo! Thank you for reading The Cat Sound!

*Review ditulis bulan Mei 2016

**Disclaimer: review di atas merupakan review dari pandangan, perspektif serta pengalaman pribadi dari penulis. Jika ingin menyalin atau mengutip harap link ke www.thecatssound.blogspot.co.id.

Review Makanan Kucing: Power Cat Fresh Sardine & Tuna Wet Food

Hallo feliners! Apa kabar? Semoga semuanya berkabar baik dan sehat. Kali ini The Cat Sound akan mereview makanan kucing merk Power Cat varian makanan lembek atau wet cat food. Pertama kali menemukan merk makanan kucing ini di Pow Pow Pet Shop Semarang. Untung banget nemuin makanan kucing baru ini jadi bisa ngasih menu yang lebih beragam buat si kucing. Soalnya aku sering banget ngasih kucing-kucingku Whiskas wet cat food. Itung-itung Power Cat ini jadi selingan menu dan rasa baru buat si kucing. Review Power Cat ini akan aku post satu persatu rasa ya feliners. Check this out!
Packaging & Price
Kemasan yang aku beli adalah kemasan sachet 85 gram buat trial apakah kucingku suka atau tidak. Ada sih kemasan yang 400 gram, tapi buat awalan aku putusin beli kemasan 85 gram dulu. Satu bungkus Power Cat isi 85 gram harga IDR 5,000 dan yang isi 400 gram harga IDR 14,500 di Pow Pow Pet Shop.

Flavor
Rasa yang tersedia yaitu rasa Fresh Sardine & Tuna, Fresh Ocean Fish, Fresh Mackerel dan Fresh Ocean Tuna. Semua varian rasanya diawali dengan ‘Fresh’, maybe buat menegaskan bahan-bahan yang dipakai dalam makanan kucing Power Cat ini bener-bener segar dan terbuat dari ikan murni. 
By the way, ini makanan kucing yang ada label Majelis Ulama Indonesia ‘Halal’! I mean, WOW! Baru sekarang nih nemuin makanan kucing bersertifikat HALAL MUI. Nih bukti kalau Power Cat ini emang beneran HALAL :

Texture & Ingredients
Tekstur Power Cat ini agak berbeda dengan Whiskas wet cat food dan dengan beberapa merk wet food lainnya. Power Cat punya tekstur makanan yang nggrembel dan ada banyak potongan ikan-ikan kecil di dalamnya. Tekstur pelengkapnya bukan Jelly seperti yang ada di Whiskas wet cat food, melainkan air minyak cair warna kuning kemerahan. Well, aku ga yakin sih apakah cairan kuning itu jelly atau bukan.
Power Cat ini diproduksi oleh PT Permata Bahari Malindonesia yang ada di Banyuwangi. Yang mengedarkan atau mengeluarkan makanan kucing Power Cat adalah Bumiputera Malaysia. Website Power Cat ini juga super rapi dan kece loh feliners. Color-themed nya maroon dan isi konten menggunakan bahasa inggris. Perusahaan Power Cat ini bernama Powerpets Food. Entah deh, jadi siapa ya Bumiputera? Di website juga ada foto produksi dan kegiatan research. Power Cat didirikan tahun 2014 lalu. Masih baru ya ternyata? Pantesan baru liat produk Power Cat ini sekarang. Berikut ingredients yang ada dalam Power Cat rasa Fresh Sardine & Tuna  :
Tekstur Power Cat ini sangat raw dan banyak chunk ikan-ikannya. Berikut foto tekstur Power Cat masing-masing varian rasa :
Di ingredients tertera makanan ini mengandung tomat puri, yang aku simpulkan adalah pasta / saus tomat. Ini kenapa warna Power Cat seperti warna ikan sardine kalengan yang dikonsumsi manusia. Aroma Power Cat kayak sardine atau ikan berbumbu. Bahan pelengkapnya ada Seaweed Jelly, yaitu agar-agar laut. Nah berarti masih ada kandungan jelly-nya ya? Biasanya sih wet cat food yang pernah aku coba sebelumnya memakai Jelly Agents. Inilah mungkin kenapa Power Cat punya tekstur yang lebih raw daripada Whiskas wet cat food. Di kemasan belakang juga ada keterangan Meets AAFCO Standard (USA Standard). Which mean Power Cat udah memenuhi criteria AAFCO. Menurut asumsiku, Power Cat wet food hanya dikonsumsi kucing adult karena dalam tabel Daily Feeding Guidelines cuma ada kolom kucing dewasa dan ga menyebutkan kittens. Maybe Power Cat punya varian Kitten ya. We’ll find out.

Cat Point of View
Ga perlu disangkal atau digimanain lagi deh, kucingku sangat SANGAT SANGAT suka! Makannya sampe berbunyi dan berebut. Padahal udah aku sediakan foodbowl yang lumayan banyak buat mereka tapi tetep aja habis dan berebut lagi. Terutama kucing-kucing tua nih, ga mau ngalah sama yang kecil. Well, kittens di rumahku juga ikut makan Power Cat. Pokoknya luar biasa! Mereka selalu ‘crazy’ kalau dikasih wet food. Terutama Power Cat, ya mungkin karena teksturnya raw jadi mereka berasa makan ikan asli. Efek setelah makan Power Cat wet food sebenernya sih ga ada yang berubah. Aku ga sering-sering kasih wet food, ga tiap hari gitu karena nanti kucing jadi manja makan wet food mulu. Terus kalau dikasih makan dry food pada ga mau. Kayak gini pernah kejadian soalnya feliners. Belum lagi masalah gigi yang bisa timbul kalau keseringan makan wet food.

Conclusion  
Kesimpulan yang bisa aku tarik dari review di atas adalah Power Cat punya label halal yang somehow bikin aku amaze. Yang paling aku suka dari Power Cat adalah dia punya tekstur raw dan chunk ikan yang besar, jadi bukan bertekstur bubur atau jelly. Kucingku juga sangat suka dan menggilai. Sekian review Power Cat wet food dari The Cat Sound. Review Power Cat dry food akan segera terbit, stay tune! Semoga review ini berguna dan bisa dijadikan refrensi buat feliners semua. Cherioooooo! Thank you for reading The Cat Sound!
*Review ditulis bulan Mei 2016

**Disclaimer: review di atas merupakan review dari pandangan, perspektif serta pengalaman pribadi dari penulis. Jika ingin menyalin atau mengutip harap link ke www.thecatssound.blogspot.co.id.

Oct 21, 2016

Review Makanan Kucing: Power Cat Wet Food Fresh Mackarel

Hallo feliners! Apa kabar? Semoga semuanya berkabar baik dan sehat. Kali ini The Cat Sound akan mereview makanan kucing merk Power Cat varian makanan lembek atau wet cat food. Pertama kali menemukan merk makanan kucing ini di Pow Pow Pet Shop Semarang. Untung banget nemuin makanan kucing baru ini jadi bisa ngasih menu yang lebih beragam buat si kucing. Soalnya aku sering banget ngasih kucing-kucingku Whiskas wet cat food. Itung-itung Power Cat ini jadi selingan menu dan rasa baru buat si kucing. Review Power Cat ini akan aku post satu persatu rasa ya feliners. Check this out!
Packaging & Price

Kemasan yang aku beli adalah kemasan sachet 85 gram buat trial apakah kucingku suka atau tidak. Ada sih kemasan yang 400 gram, tapi buat awalan aku putusin beli kemasan 85 gram dulu. Satu bungkus Power Cat isi 85 gram harga IDR 5,000 dan yang isi 400 gram harga IDR 14,500 di Pow Pow Pet Shop.



Flavor

Rasa yang tersedia yaitu rasa Fresh Sardine & Tuna, Fresh Ocean Fish, Fresh Mackerel dan Fresh Ocean Tuna. Semua varian rasanya diawali dengan ‘Fresh’, maybe buat menegaskan bahan-bahan yang dipakai dalam makanan kucing Power Cat ini bener-bener segar dan terbuat dari ikan murni. 
By the way, ini makanan kucing yang ada label Majelis Ulama Indonesia ‘Halal’! I mean, WOW! Baru sekarang nih nemuin makanan kucing bersertifikat HALAL MUI. Nih bukti kalau Power Cat ini emang beneran HALAL :


Texture & Ingredients
Tekstur Power Cat ini agak berbeda dengan Whiskas wet cat food dan dengan beberapa merk wet food lainnya. Power Cat punya tekstur makanan yang nggrembel dan ada banyak potongan ikan-ikan kecil di dalamnya. Tekstur pelengkapnya bukan Jelly seperti yang ada di Whiskas wet cat food, melainkan air minyak cair warna kuning kemerahan. Well, aku ga yakin sih apakah cairan kuning itu jelly atau bukan.

Power Cat ini diproduksi oleh PT Permata Bahari Malindonesia yang ada di Banyuwangi. Yang mengedarkan atau mengeluarkan makanan kucing Power Cat adalah Bumiputera Malaysia. Website Power Cat ini juga super rapi dan kece loh feliners. Color-themed nya maroon dan isi konten menggunakan bahasa inggris. Perusahaan Power Cat ini bernama Powerpets Food. Entah deh, jadi siapa ya Bumiputera? Di website juga ada foto produksi dan kegiatan research. Power Cat didirikan tahun 2014 lalu. Masih baru ya ternyata? Pantesan baru liat produk Power Cat ini sekarang. Berikut ingredients yang ada dalam Power Cat rasa Mackerel :
Tekstur Power Cat ini sangat raw dan banyak chunk ikan-ikannya. Berikut foto tekstur Power Cat masing-masing varian rasa :
Di ingredients tertera makanan ini mengandung tomat puri, yang aku simpulkan adalah pasta / saus tomat. Ini kenapa warna Power Cat seperti warna ikan sardine kalengan yang dikonsumsi manusia. Aroma Power Cat kayak sardine atau ikan berbumbu. Bahan pelengkapnya ada Seaweed Jelly, yaitu agar-agar laut. Nah berarti masih ada kandungan jelly-nya ya? Biasanya sih wet cat food yang pernah aku coba sebelumnya memakai Jelly Agents. Inilah mungkin kenapa Power Cat punya tekstur yang lebih raw daripada Whiskas wet cat food. Di kemasan belakang juga ada keterangan Meets AAFCO Standard (USA Standard). Which mean Power Cat udah memenuhi criteria AAFCO. Menurut asumsiku, Power Cat wet food hanya dikonsumsi kucing adult karena dalam tabel Daily Feeding Guidelines cuma ada kolom kucing dewasa dan ga menyebutkan kittens. Maybe Power Cat punya varian Kitten ya. We’ll find out.


Cat Point of View

Ga perlu disangkal atau digimanain lagi deh, kucingku sangat SANGAT SANGAT suka! Makannya sampe berbunyi dan berebut. Padahal udah aku sediakan foodbowl yang lumayan banyak buat mereka tapi tetep aja habis dan berebut lagi. Terutama kucing-kucing tua nih, ga mau ngalah sama yang kecil. Well, kittens di rumahku juga ikut makan Power Cat. Pokoknya luar biasa! Mereka selalu ‘crazy’ kalau dikasih wet food. Terutama Power Cat, ya mungkin karena teksturnya raw jadi mereka berasa makan ikan asli. Efek setelah makan Power Cat wet food sebenernya sih ga ada yang berubah. Aku ga sering-sering kasih wet food, ga tiap hari gitu karena nanti kucing jadi manja makan wet food mulu. Terus kalau dikasih makan dry food pada ga mau. Kayak gini pernah kejadian soalnya feliners. Belum lagi masalah gigi yang bisa timbul kalau keseringan makan wet food.


Conclusion  

Kesimpulan yang bisa aku tarik dari review di atas adalah Power Cat punya label halal yang somehow bikin aku amaze. Yang paling aku suka dari Power Cat adalah dia punya tekstur raw dan chunk ikan yang besar, jadi bukan bertekstur bubur atau jelly. Kucingku juga sangat suka dan menggilai. Sekian review Power Cat wet food dari The Cat Sound. Review Power Cat dry food akan segera terbit, stay tune! Semoga review ini berguna dan bisa dijadikan refrensi buat feliners semua. Cherioooooo! Thank you for reading The Cat Sound!

*Review ditulis bulan Mei 2016

**Disclaimer: review di atas merupakan review dari pandangan, perspektif serta pengalaman pribadi dari penulis. Jika ingin menyalin atau mengutip harap link ke www.thecatssound.blogspot.co.id.

Mar 12, 2016

Review Makanan Kucing: My Dear Cat Seafood Platter in Prawn Jelly Wet Food

Dear feliners. Halo, apa kabar? Semoga kabar feliners semua dalam keadaan yang baik dan sehat. Masih musim hujan loh, yang punya kucing indoor-outdoor dijaga ya kucingnya biar ga kedinginan pas ada diluar rumah.
Kali ini The Cat Sound akan mereview makanan kucing My Dear Cat varian wet cat food. Sebenernya kucing-kucing di rumah udah lama mengkonsumsi My Dear Cat bebarengan sama Whiskas, tapi baru sempat mereview. Sekedar info ya feliners, aku sendiri butuh waktu yang ga sebentar buat mereview makanan kucing. Ga mungkin kan makanan kucing langsung berpengaruh ke kucing dalam waktu singkat? Maka dari itu setelah mencoba makanan kucing merk baru, aku selalu mencoba buat observe pengaruh setelah si kucing makan merk tertentu. Efek yang paling gampang dilihat adalah dari kotorang si kucing. Sush, daripada lama-lama, yuk simak review di bawah!

Packaging & Price
Kemasan My Dear Cat wet food sepertinya cuma ada isi 400 gram. My Dear Cat ga menyediakan kemasan sachet atau kemasan mini seperti kepunyaan Whiskas, Friskies dan Power Cat. Harga per kalengnya IDR 14,000. Pernah juga beli My Dear Cat wet food harga IDR 15,000. Harga bisa beda-beda di tempat lain.

Flavor
Varian rasa yang aku beli adalah rasa Seafood Platter in Prawn Jelly. Menurut sumber Toko Hewan, My Dear Cat wet food punya varian rasa lain yaitu Mackarel & Tuna in Jelly ; Tuna Sardina in Prawn Jelly dan Tuna in Jelly.

Texture & Ingredients
Tekstur My Dear Cat wet food ini sangat raw. Terlihat di makanannya yang masih banyak ikan-ikanan utuh ditumpukin jelly yang lumayan tebel. Teskturnya kebanyakan ikan raw dan ada beberapa tekstur kerang warna hijau. Aromanya lebih kalem dibanding sama Whiskas wet cat food Seafood Platter yang sangat amis khas amis kerang.


 Berikut ingredients yang ada di My Dear Cat rasa Seafood Platter :
 And, wow! Paprika! I was super surprised! Baru pertama kali nemuin makanan kucing yang didalam bahan-bahannya ada Paprika. Maybe, paprika ini sebagai penambah rasa dan buat penyedap. Maybe, kucing bisa merasakan cita rasa suatu makanan.
My Dear Cat adalah produk makanan kucing buatan Thailand. Diproduksi oleh Perfect Companion Group. Waktu aku buka website Perfect Companion Indonesia ini sangat lama loading, entah itu karena speed inetku atau memang websitenya sulit di akses. Yang bikin tambah kesel, pas klik PRODUCT di bagian atas dan klik CAT FOOD, My Dear Cat ini ga ada di daftar produknya. Cuma ada Me-o dan Classic.

Lalu aku akses ke website Perfect Companion Group Malaysia, aku nemuin makanan kaleng yang rasanya sama dengan My Dear Cat tapi nama merknya adalah Smart Heart.
Tapi eh tapi, disamping info websitenya yang terbatas, yang paling aku suka dari My Dear Cat ini adalah kemasannya yang super sweet! Warna yang dipakai warna-warna pastel lembut yang adem dilihat. Kalau gini, perempuan mana bisa tahan. Walaupun aku ga terlalu addict sama warna pink dan ungu, tetep aja kemasannya irresistible buat ga dibeli. Well done, My Dear Cat! You got my attention!

Cat Point of View
Kucing-kucingku memang ga pernah menolak wet food hampir merk apapun. Semuanya mereka makan dengan lahap dan cepet sekali makannya. Efek dari setelah makan My Dear Cat adalah kucingku sedikit terlihat sering poop dan pipis. Mungkin itu normal-normal aja karena warna dan tekstur kotoran kucing masih terlihat normal dan ga ada masalah. Terutama, Thomas, sangat egois kalau lagi makan wet food dan sama sekali ga mau sharing makanannya sama kucing lain. Alhasil, aku siapkan porsi double.

Conclusion
Kesimpulan dari My Dear Cat ini punya aroma yang enak dan meyengat, tapi ga semenyengat dari makanan dry food yang pernah aku coba. Kualitas My Dear Cat yang bagus dengan harga murah jadi magnet buat feliners yang hidup dalam budget hemat. Kucing-kucingku sangat suka lah pokoknya!

Jan 18, 2016

Review Makanan Kucing: Whiskas Adult Tuna & Ocean Fish Wet Food

Hallloooow feliners. Masih semangat posting review makanan kucing nih! The Cat Sound akan mereview salah satu brand cat food yang tersohor, selalu ada di pet shop dan juga supermarket, and… jangan lupa ini brand dari Thailand. Yup! Tebakan kalian bener banget! Whiskas. Like, who doesn’t know Whiskas? Everyone does. Varian yang akan direview adalah yang wet food.

Packaging & Price
Whiskas punya kemasan makanan basah kaleng isi 400 gram dan sachet kemasan 85 gram. Biasanya aku beli yang sachet karena lebih praktis sekali saji. Ga jarang juga aku beli yang isi 400 gram. Harga buat yang kemasan 400 gram start IDR 13,000 sampai IDR 16,000, buat yang kemasan 85 gram start IDR 4,000 sampai IDR 6,000 tergantung dimana belinya. Tiap pet shop di Semarang juga harganya beda-beda.

Flavor
Yang aku coba kali ini adalah varian rasa Tuna & Ocean Fish. Semua kucingku suka dan belum pernah sama sekali kucingku nolak makan Whiskas wet food ini.

Texture & Ingredients
Point plus Whiskas wet cat food adalah potongan ikan kecil segarnya. Yes! Ini nih yang aku pengen kasih ke kucing. Makanan kucing yang bentuknya agak masih raw dan si kucing berasa makan ikan segar. Kucing kan hewan karnivora jadi dia suka daging, apalagi selama ini yang kita tahu kucing suka makan ikan dan tikus. Hahaha, yes mouse! Kan ada tuh dikartunnya Tom & Jerry, si Tom mati-matian nangkep Jerry. Kalau udah ketangkep, yah udah deh kartunnya selesai. Kalau ada point plus, pasti ada point minus. Yep, nobody’s perfect. Minus dari Whiskas wet cat food ini terlalu banyak tambahan bubur kental, terlalu banyak jelly dan juga sepertinya ada pewarna makanan karena warna makananya merah bata terang. Tekstur Whiskas lembek dan yang pasti ada jelly, seperti gambar di bawah ini :

Ingredients yang digunakan wet cat food-nya Whiskas masing-masing varian rasa ada digambar di bawah ini :

Whiskas biasanya pakai lebih dari jenis ikan buat diolah. Juga ada vitamin dan mineral buat pelengkap gizi si meong. Biasanya satu kaleng kemasan Whiskas isi 400 gram habis paling cepat 1 hari paling lama 2 hari. Kalau lebih dari 2 hari jadinya bau, kecuali kalau dimasukan ke dalam kulkas. Biasanya pas weekend aku manjain si kucing dengan aku kasih wet cat food-nya agak banyak dari hari biasa. Karena pada hari biasa, aku jarang di rumah. Ya kuliah, main, belanja, makan, pacaran, nonton dan aktivitas anak muda lain hahaha. Masih anak muda kok, belum tua-tua banget. 

Cat Point of View
Dih, beringas semua nih sama Whiskas maunya minta nambah mulu. Ga perlu diperdebatkan lagi loh soal ini. Kucingku belum ada yang pernah menolak Whiskas wet cat food sebelumnya. Aroma Whiskas ini kuat banget loh, masa pernah aku cari-cari kucing-kucingku di rumah dan ga ketemua. Soalnya waktu itu adalah jadwal makan malam mereka dan aku menyajikan Whiskas wet cat food sebagai menu andalan makan malam buat para feline.
Selama kucingku makan Whiskas, ga ada efek buruk yang signifikan. Poop nya masih lancar, ga lembek banget, warna poopnya ga terlalu terang maupun terlalu gelap, bau poopnya normal-normal aja dan pipisnya juga ga terlalu over atau terlalu sedikit. Memang sih poop mereka jadi lebih lembek dibandingkan sebelum makan Whiskas wet cat food secara rutin. Tapi menurut aku itu bukan efek buruk sih. Masih normal. Pokoknya, garis besarnya, mereka doyan banget. TITIK. Tapi kalau Whiskas ada nilai plusnya, pasti ada nilai minusnya, toh? Minusnya adalah tekstur makanan kucing ini sangat lembut kayak bubur. Cuma terbantu sama beberapa potongan ikan kecil segar aja sih menurutku. After all, my CATS LOVE THIS SO MUCH.

Conclusion
Kesimpulannya adalah, kucingku suka doyan dan selalu minta tambah. Udah itu aja. Buat harga masih normal diantara makanan kucing lainnya. Sekali lagi yah aku jelaskan dan aku tegaskan, just because my cats loved this food very much, doesn’t mean your cats would love it. Ini semua kembali ke selera kucing masing-masing