Showing posts with label Wet Food. Show all posts
Showing posts with label Wet Food. Show all posts

May 2, 2017

Review Makanan Kucing: Vitta Maxx Mackerel and Tuna In Jelly Wet Food

Dear feliners. Halo halo feliners semua, apa kabar? Gimana kabar para anak berbulu? I hope they’re doing ok. Kali ini The Cat Sound akan mereview pakan kucing varian wet food merek Vitta Maxx. Sebelumnya udah terbit duluan Vitta Maxx wet food rasa Tuna in Jelly, sekarang giliran rasa Mackerel & Tuna in Jelly. Check dis out!

Packaging & Price
Vitta Maxx tersedia kemasan kaleng 400 gram harga IDR 15.000 yang aku beli di Pet Paradise Semarang. Harganya normal ukuran makanan wet food kalengan. Belum nemuin kemasan pouch-nya sih.

Flavor
Rasa yang aku beli sekarang adalah Mackerel & Tuna In Jelly. Masih ada rasa lain, cuma waktu itu beli yang rasa Tuna in Jelly aja. And may I say again that I really like the packaging? Yes, I think I may. Kemasan Vitta Maxx ini lucu banget pakai model kucing tabby dengan kemasan warna magenta gitu lah, terus melet gitu. Bikin gemes!

Texture & Ingredients
Berbeda dengan rasa Tuna in Jelly, rasa Mackerel & Tuna in Jelly punya tekstur makanan dengan ikan-ikan kecil atau fish chunk. Berikut penampakan tekstur makanan Vitta Maxx wet food rasa Mackerel & Tuna in Jelly :
Hampir semua wet food punya tekstur bubur dengan warna yang sama yaitu merah bata atau maroon. Lihat kan feliners tekstur makanannya lebih raw karena ada potongan dan cincangan ikan Tuna juga Mackerel. Bahan yang dipakai adalah Tuna, Chopped Mackerel, Minched Fish, Jelly Powder, Water, Vitamin E dan Vitamin D3. Tuh kan, bahannya aja berbeda. Kalau di rasa Tuna in Jelly cuma ada ikan Tuna, di rasa Mackerel & Tuna in Jelly ada bahan Chopped Mackerel atau potongan ikan mackerel dan Minched Fish atau cincangan ikan. Tapi ikan apa yang dicincang juga ga jelas karena ga dijelaskan #apasih.
Masih ada tulisan keterangan di kemasan “With well-selected quality ingredients hygiene manufacturing process, Vitta Maxx canned cat food is a complimentary food for cats at all stages” jadi rasa Mackerel & Tuna in Jelly ini sama dengan rasa Tuna in Jelly bisa dikonsumsi oleh kucing adult maupun kitten alias all life stages.
It’s no secret that Perfect Companion has so MANY cat food brand and variant out there! And Vitta Maxx is only the one of cat food brand of Perfect Companion. Yep, di belakang kemasan ada keterangan Distributed by Perfect Companion Group lalu ada Imported and Distributed by Perfect Companion Malaysia. Jadi beneran ya feliners Vitta Maxx ini adalah salah satu brand milik Perfect Companion. Kayaknya bener-bener ya Perfect Companion jadi rajanya cat food. Aku cari dong ke website Perfect Companion Thailand dan juga Malaysia tapi ga ada informasi tentang Vitta Maxx ini. Malah ada informasi tentang Vitta Maxx di website Limax Malaysia. Konten websitenya pun sangat berantakan dan cuma ada keterangan Vitta Maxx dog food. Adakah yang punya tau dimana aku bisa dapat informasi Vitta maxx?

Cat Point of View
Sama seperti dengan Vitta Maxx rasa Tuna in Jelly sih, kesan pertama sama Vitta Maxx rasa Tuna & Mackerel in Jelly ya kucing masih suka dan doyan. Teteup aja packagingnya hampir samaan dengan My Cear Cat wet food sampai ke format packagingnya juga. Tapi kayaknya kucing-kucing lebih suka makan rasa ini karena mungkin fish chunk-nya lebih besar dan keliatan. Tekstur wet foodnya masih berjelly (ya iyalah la wong judulnya Tuna & Mackerel in Jelly). Tiap kali aku bunyiin sendok ke foodbowl kucing selalu gelisah dan berbondong-bondong ke lantai atas ke area mereka biasa makan. Emang selalu begitu sih kalau emaknya udah bawa wet food, kayak takut ga kebagian. Seperti biasa kalau makan wet food selalu lahap, habis dan berebut. By the way, wet food gini biasa aku kasih tiap 1 sampai 2 kali seminggu. Ga sering-sering sih, kalau keseringan mereka nanti malah ga doyan makan dry food.

Conclusion
Kesimpulan yang bisa aku tarik dari review Vitta Maxx Tuna & Mackerel in Jelly ini kucing-kucing suka dan emakpun juga suka. Lebih suka varian rasa Tuna & Mackerel in Jelly daripada rasa Tuna in Jelly karena fish chunk-nya lebih gede dan keliatan.
RATINGS : 4 stars
REPURCHASE : Definitely YES!
WHERE TO BUY : Di Semarang, aku baru nemuin Vitta Maxx wet food ini di Pet Paradise aja. Belum nemuin di tempat lain. Tapi kalau feliners mau beli, Vitta Maxx ada kok di lapak-lapak online.
Vitta Maxx ini adalah all life stages cat food yang artinya bisa dikonsumsi oleh kucing usia berapapun. Sekian review Vitta Maxx wet food dari The Cat Sound. Semoga review ini bermanfaat dan bisa dijadikan refrensi buat feliners semua. Masih ada review Vitta Maxx wet food varian lainnya. Tunggu reviewnya ya feliners. Thank you for reading feliners!

**Disclaimer: review di atas merupakan review dari pandangan, perspektif serta pengalaman pribadi dari penulis. Jika ingin menyalin atau mengutip harap link ke www.thecatssound.blogspot.co.id.

Review Makanan Kucing: Vitta Maxx Tuna in Jelly Wet Food

Dear feliners. Halo semuanya apa kabar? Semoga feliners dan para pasukan berkaki empat selalu sehat ya. Kali ini The Cat Sound akan sharing review pakan kucing wet food merk Vitta Maxx. Review Vitta Maxx wet food ini udah lama banget ngendep di file review udah sejak tahun 2015, baru sekarang sempat post reviewnya. Simak review Vitta Maxx wet food rasa Tuna in Jelly di bawah ya feliners.

Packaging & Price
Vitta Maxx tersedia kemasan kaleng 400 gram harga IDR 15.000 yang aku beli di Pet Paradise Semarang. Harganya normal ukuran makanan wet food kalengan. Belum nemuin kemasan pouch-nya sih.

Flavor
Rasa yang aku beli adalah Tuna In Jelly. Masih ada rasa lain, cuma waktu itu beli yang rasa Tuna in Jelly aja. Kemasan Vitta Maxx ini lucu banget pakai model kucing tabby dengan kemasan warna magenta gitu lah, terus melet gitu. Bikin gemes!

Texture & Ingredients
Tekstur makanan Vitta Maxx ini seperti bubur warna merah aja ga ada ikan chunk atau suwiran ikan didalamnya. Entah ini begini semua atau pas aku dapet yang begini. Berikut penampakan isi makanan Vitta Maxx rasa Tuna in Jelly :
Lela nungguin makan Vitta Maxx
Hampir semua wet food punya tekstur bubur dengan warna yang sama yaitu merah bata atau maroon. By the way itu Lela sama anak-anaknya lagi nenen dia. Udah pada ga sabar mau makan Vitta Maxx banget tuh, udah pada ngeliatin. Tekstur makanan Vitta Maxx rasa Tuna in Jelly sama sekali ga ada ikan-ikanan. Semuanya pure bentuk bubur warna merah. Lapisan jelly-nya juga cuma ada di bagian atas kaleng wet food. Di wet food makanannya ga berjelly. Harusnya sih ekspetasiku kalau udah bertulis Tuna, seenggaknya ada fish chunk walaupun sedikit di dalamnya. Beda dengan rasa Mackerel & Tuna in Jelly nih feliners yang punya tekstur makanan ada fish chunk di dalamnya.
Bahan yang dipakai ada Tuna, Water dan Jelly Powder. Biasanya kalau wet food yang dipakai adalah Jelly Agents atau Seaweed tapi Vitta Maxx pakai Jelly Powder. Kalau kita sih bilang Jelly Powder itu adalah mungkin bubuk agar-agar atau bubuk jelly. Pada keterangan kemasan bilang “With well-selected quality ingredients hygiene manufacturing process, Vitta Maxx canned cat food is a complimentary food for cats at all stages”, jadi aku simpulkan Vitta Maxx bisa dikonsumsi oleh baik kucing dewasa dan kitten. Kucing adult dan kitten ku semuanya juga makan Vitta Maxx ini. Bahan lain dalam Vitta Maxx wet food rasa Tuna in Jelly adalah Vitamin E dan Vitamin D3.
It’s no secret that Perfect Companion has so MANY cat food brand and variant out there! And Vitta Maxx is only the one of cat food brand of Perfect Companion. Yep, di belakang kemasan ada keterangan Distributed by Perfect Companion Group lalu ada Imported and Distributed by Perfect Companion Malaysia. Jadi beneran ya feliners Vitta Maxx ini adalah salah satu brand milik Perfect Companion. Kayaknya bener-bener ya Perfect Companion jadi rajanya cat food. Aku cari dong ke website Perfect Companion Thailand dan juga Malaysia tapi ga ada informasi tentang Vitta Maxx ini. Malah ada informasi tentang Vitta Maxx di website Limax Malaysia. Konten websitenya pun sangat berantakan dan cuma ada keterangan Vitta Maxx dog food. Adakah yang punya tau dimana aku bisa dapat informasi Vitta maxx?

Cat Point of View
Kesan pertama sama Vitta Maxx ini adalah kemasannya hampir sama dengan kemasan My Dear Cat wet food (review My Dear Cat wet food bisa feliners baca di sini) dan awalnya sempat mikir juga mungkin My Dear Cat wet food udah ganti sama Vitta Maxx. Yang bikin aku kepingin beli adalah kemasannya lucu banget pakai model kucing melet gitu dan pakai warna pink dan orange. Pokoknya mah perempuan kalau liat kemasan pink atau colorful gitu mau beli aja, hayo pada ngaku! Terus kesan pertama buat si kucing ya gitu deh, tetep lahap dan berebut tiap aku kasih tanda makan wet food dengan bunyiin foodbowl pakai sendok. Emang selalu begitu sih kalau emaknya udah bawa wet food, kayak takut ga kebagian. Seperti biasa kalau makan wet food selalu lahap, habis dan berebut.

Conclusion
Keseluruhan kucing suka, emak juga suka. Vitta Maxx wet food bisa dikonsumsi oleh kucing adult juga kucing kitten, dengan kata lain Vitta Maxx ini makanan kucing all life stages.
RATINGS : 4 stars
REPURCHASE : Definitely YES!
WHERE TO BUY : Di Semarang, aku baru nemuin Vitta Maxx wet food ini di Pet Paradise aja. Belum nemuin di tempat lain. Tapi kalau feliners mau beli, Vitta Maxx ada kok di lapak-lapak online.
Vitta Maxx ini adalah all life stages cat food yang artinya bisa dikonsumsi oleh kucing usia berapapun. Sekian review Vitta Maxx wet food dari The Cat Sound. Semoga review ini bermanfaat dan bisa dijadikan refrensi buat feliners semua. Masih ada review Vitta Maxx wet food varian lainnya. Tunggu reviewnya ya feliners. Thank you for reading feliners!

**Disclaimer: review di atas merupakan review dari pandangan, perspektif serta pengalaman pribadi dari penulis. Jika ingin menyalin atau mengutip harap link ke www.thecatssound.blogspot.co.id.

Nov 5, 2016

Review Makanan Kucing: Power Cat Fresh Ocean Fish Wet Food

Hallo feliners! Apa kabar? Semoga semuanya berkabar baik dan sehat. Kali ini The Cat Sound akan mereview makanan kucing merk Power Cat varian makanan lembek atau wet cat food. Pertama kali menemukan merk makanan kucing ini di Pow Pow Pet Shop Semarang. Untung banget nemuin makanan kucing baru ini jadi bisa ngasih menu yang lebih beragam buat si kucing. Soalnya aku sering banget ngasih kucing-kucingku Whiskas wet cat food. Itung-itung Power Cat ini jadi selingan menu dan rasa baru buat si kucing. Review Power Cat ini akan aku post satu persatu rasa ya feliners. Check this out!
Packaging & Price

Kemasan yang aku beli adalah kemasan sachet 85 gram buat trial apakah kucingku suka atau tidak. Ada sih kemasan yang 400 gram, tapi buat awalan aku putusin beli kemasan 85 gram dulu. Satu bungkus Power Cat isi 85 gram harga IDR 5,000 dan yang isi 400 gram harga IDR 14,500 di Pow Pow Pet Shop.


Flavor

Rasa yang tersedia yaitu rasa Fresh Sardine & Tuna, Fresh Ocean Fish, Fresh Mackerel dan Fresh Ocean Tuna. Semua varian rasanya diawali dengan ‘Fresh’, maybe buat menegaskan bahan-bahan yang dipakai dalam makanan kucing Power Cat ini bener-bener segar dan terbuat dari ikan murni. 
By the way, ini makanan kucing yang ada label Majelis Ulama Indonesia ‘Halal’! I mean, WOW! Baru sekarang nih nemuin makanan kucing bersertifikat HALAL MUI. Nih bukti kalau Power Cat ini emang beneran HALAL :

Texture & Ingredients

Tekstur Power Cat ini agak berbeda dengan Whiskas wet cat food dan dengan beberapa merk wet food lainnya. Power Cat punya tekstur makanan yang nggrembel dan ada banyak potongan ikan-ikan kecil di dalamnya. Tekstur pelengkapnya bukan Jelly seperti yang ada di Whiskas wet cat food, melainkan air minyak cair warna kuning kemerahan. Well, aku ga yakin sih apakah cairan kuning itu jelly atau bukan.

Power Cat ini diproduksi oleh PT Permata Bahari Malindonesia yang ada di Banyuwangi. Yang mengedarkan atau mengeluarkan makanan kucing Power Cat adalah Bumiputera Malaysia. Website Power Cat ini juga super rapi dan kece loh feliners. Color-themed nya maroon dan isi konten menggunakan bahasa inggris. Perusahaan Power Cat ini bernama Powerpets Food. Entah deh, jadi siapa ya Bumiputera? Di website juga ada foto produksi dan kegiatan research. Power Cat didirikan tahun 2014 lalu. Masih baru ya ternyata? Pantesan baru liat produk Power Cat ini sekarang. Berikut ingredients yang ada dalam Power Cat rasa Fresh Ocean Fish :
Tekstur Power Cat ini sangat raw dan banyak chunk ikan-ikannya. Berikut foto tekstur Power Cat masing-masing varian rasa :
Di ingredients tertera makanan ini mengandung tomat puri, yang aku simpulkan adalah pasta / saus tomat. Ini kenapa warna Power Cat seperti warna ikan sardine kalengan yang dikonsumsi manusia. Aroma Power Cat kayak sardine atau ikan berbumbu. Bahan pelengkapnya ada Seaweed Jelly, yaitu agar-agar laut. Nah berarti masih ada kandungan jelly-nya ya? Biasanya sih wet cat food yang pernah aku coba sebelumnya memakai Jelly Agents. Inilah mungkin kenapa Power Cat punya tekstur yang lebih raw daripada Whiskas wet cat food. Di kemasan belakang juga ada keterangan Meets AAFCO Standard (USA Standard). Which mean Power Cat udah memenuhi criteria AAFCO. Menurut asumsiku, Power Cat wet food hanya dikonsumsi kucing adult karena dalam tabel Daily Feeding Guidelines cuma ada kolom kucing dewasa dan ga menyebutkan kittens. Maybe Power Cat punya varian Kitten ya. We’ll find out.

Cat Point of View

Ga perlu disangkal atau digimanain lagi deh, kucingku sangat SANGAT SANGAT suka! Makannya sampe berbunyi dan berebut. Padahal udah aku sediakan foodbowl yang lumayan banyak buat mereka tapi tetep aja habis dan berebut lagi. Terutama kucing-kucing tua nih, ga mau ngalah sama yang kecil. Well, kittens di rumahku juga ikut makan Power Cat. Pokoknya luar biasa! Mereka selalu ‘crazy’ kalau dikasih wet food. Terutama Power Cat, ya mungkin karena teksturnya raw jadi mereka berasa makan ikan asli. Efek setelah makan Power Cat wet food sebenernya sih ga ada yang berubah. Aku ga sering-sering kasih wet food, ga tiap hari gitu karena nanti kucing jadi manja makan wet food mulu. Terus kalau dikasih makan dry food pada ga mau. Kayak gini pernah kejadian soalnya feliners. Belum lagi masalah gigi yang bisa timbul kalau keseringan makan wet food.


Conclusion  

Kesimpulan yang bisa aku tarik dari review di atas adalah Power Cat punya label halal yang somehow bikin aku amaze. Yang paling aku suka dari Power Cat adalah dia punya tekstur raw dan chunk ikan yang besar, jadi bukan bertekstur bubur atau jelly. Kucingku juga sangat suka dan menggilai. Sekian review Power Cat wet food dari The Cat Sound. Review Power Cat dry food akan segera terbit, stay tune! Semoga review ini berguna dan bisa dijadikan refrensi buat feliners semua. Cherioooooo! Thank you for reading The Cat Sound!

*Review ditulis bulan Mei 2016

**Disclaimer: review di atas merupakan review dari pandangan, perspektif serta pengalaman pribadi dari penulis. Jika ingin menyalin atau mengutip harap link ke www.thecatssound.blogspot.co.id.

Review Makanan Kucing: Power Cat Fresh Ocean Tuna Wet Food

Hallo feliners! Apa kabar? Semoga semuanya berkabar baik dan sehat. Kali ini The Cat Sound akan mereview makanan kucing merk Power Cat varian makanan lembek atau wet cat food. Pertama kali menemukan merk makanan kucing ini di Pow Pow Pet Shop Semarang. Untung banget nemuin makanan kucing baru ini jadi bisa ngasih menu yang lebih beragam buat si kucing. Soalnya aku sering banget ngasih kucing-kucingku Whiskas wet cat food. Itung-itung Power Cat ini jadi selingan menu dan rasa baru buat si kucing. Review Power Cat ini akan aku post satu persatu rasa ya feliners. Check this out!
Packaging & Price

Kemasan yang aku beli adalah kemasan sachet 85 gram buat trial apakah kucingku suka atau tidak. Ada sih kemasan yang 400 gram, tapi buat awalan aku putusin beli kemasan 85 gram dulu. Satu bungkus Power Cat isi 85 gram harga IDR 5,000 dan yang isi 400 gram harga IDR 14,500 di Pow Pow Pet Shop.


Flavor

Rasa yang tersedia yaitu rasa Fresh Sardine & Tuna, Fresh Ocean Fish, Fresh Mackerel dan Fresh Ocean Tuna. Semua varian rasanya diawali dengan ‘Fresh’, maybe buat menegaskan bahan-bahan yang dipakai dalam makanan kucing Power Cat ini bener-bener segar dan terbuat dari ikan murni. 
By the way, ini makanan kucing yang ada label Majelis Ulama Indonesia ‘Halal’! I mean, WOW! Baru sekarang nih nemuin makanan kucing bersertifikat HALAL MUI. Nih bukti kalau Power Cat ini emang beneran HALAL :


Texture & Ingredients

Tekstur Power Cat ini agak berbeda dengan Whiskas wet cat food dan dengan beberapa merk wet food lainnya. Power Cat punya tekstur makanan yang nggrembel dan ada banyak potongan ikan-ikan kecil di dalamnya. Tekstur pelengkapnya bukan Jelly seperti yang ada di Whiskas wet cat food, melainkan air minyak cair warna kuning kemerahan. Well, aku ga yakin sih apakah cairan kuning itu jelly atau bukan.

Power Cat ini diproduksi oleh PT Permata Bahari Malindonesia yang ada di Banyuwangi. Yang mengedarkan atau mengeluarkan makanan kucing Power Cat adalah Bumiputera Malaysia. Website Power Cat ini juga super rapi dan kece loh feliners. Color-themed nya maroon dan isi konten menggunakan bahasa inggris. Perusahaan Power Cat ini bernama Powerpets Food. Entah deh, jadi siapa ya Bumiputera? Di website juga ada foto produksi dan kegiatan research. Power Cat didirikan tahun 2014 lalu. Masih baru ya ternyata? Pantesan baru liat produk Power Cat ini sekarang. Berikut ingredients yang ada dalam Power Cat rasa Fresh Ocean Tuna :
Tekstur Power Cat ini sangat raw dan banyak chunk ikan-ikannya. Berikut foto tekstur Power Cat masing-masing varian rasa :
Di ingredients tertera makanan ini mengandung tomat puri, yang aku simpulkan adalah pasta / saus tomat. Ini kenapa warna Power Cat seperti warna ikan sardine kalengan yang dikonsumsi manusia. Aroma Power Cat kayak sardine atau ikan berbumbu. Bahan pelengkapnya ada Seaweed Jelly, yaitu agar-agar laut. Nah berarti masih ada kandungan jelly-nya ya? Biasanya sih wet cat food yang pernah aku coba sebelumnya memakai Jelly Agents. Inilah mungkin kenapa Power Cat punya tekstur yang lebih raw daripada Whiskas wet cat food. Di kemasan belakang juga ada keterangan Meets AAFCO Standard (USA Standard). Which mean Power Cat udah memenuhi criteria AAFCO. Menurut asumsiku, Power Cat wet food hanya dikonsumsi kucing adult karena dalam tabel Daily Feeding Guidelines cuma ada kolom kucing dewasa dan ga menyebutkan kittens. Maybe Power Cat punya varian Kitten ya. We’ll find out.

Cat Point of View

Ga perlu disangkal atau digimanain lagi deh, kucingku sangat SANGAT SANGAT suka! Makannya sampe berbunyi dan berebut. Padahal udah aku sediakan foodbowl yang lumayan banyak buat mereka tapi tetep aja habis dan berebut lagi. Terutama kucing-kucing tua nih, ga mau ngalah sama yang kecil. Well, kittens di rumahku juga ikut makan Power Cat. Pokoknya luar biasa! Mereka selalu ‘crazy’ kalau dikasih wet food. Terutama Power Cat, ya mungkin karena teksturnya raw jadi mereka berasa makan ikan asli. Efek setelah makan Power Cat wet food sebenernya sih ga ada yang berubah. Aku ga sering-sering kasih wet food, ga tiap hari gitu karena nanti kucing jadi manja makan wet food mulu. Terus kalau dikasih makan dry food pada ga mau. Kayak gini pernah kejadian soalnya feliners. Belum lagi masalah gigi yang bisa timbul kalau keseringan makan wet food.


Conclusion  

Kesimpulan yang bisa aku tarik dari review di atas adalah Power Cat punya label halal yang somehow bikin aku amaze. Yang paling aku suka dari Power Cat adalah dia punya tekstur raw dan chunk ikan yang besar, jadi bukan bertekstur bubur atau jelly. Kucingku juga sangat suka dan menggilai. Sekian review Power Cat wet food dari The Cat Sound. Review Power Cat dry food akan segera terbit, stay tune! Semoga review ini berguna dan bisa dijadikan refrensi buat feliners semua. Cherioooooo! Thank you for reading The Cat Sound!

*Review ditulis bulan Mei 2016

**Disclaimer: review di atas merupakan review dari pandangan, perspektif serta pengalaman pribadi dari penulis. Jika ingin menyalin atau mengutip harap link ke www.thecatssound.blogspot.co.id.

Review Makanan Kucing: Power Cat Fresh Sardine & Tuna Wet Food

Hallo feliners! Apa kabar? Semoga semuanya berkabar baik dan sehat. Kali ini The Cat Sound akan mereview makanan kucing merk Power Cat varian makanan lembek atau wet cat food. Pertama kali menemukan merk makanan kucing ini di Pow Pow Pet Shop Semarang. Untung banget nemuin makanan kucing baru ini jadi bisa ngasih menu yang lebih beragam buat si kucing. Soalnya aku sering banget ngasih kucing-kucingku Whiskas wet cat food. Itung-itung Power Cat ini jadi selingan menu dan rasa baru buat si kucing. Review Power Cat ini akan aku post satu persatu rasa ya feliners. Check this out!
Packaging & Price
Kemasan yang aku beli adalah kemasan sachet 85 gram buat trial apakah kucingku suka atau tidak. Ada sih kemasan yang 400 gram, tapi buat awalan aku putusin beli kemasan 85 gram dulu. Satu bungkus Power Cat isi 85 gram harga IDR 5,000 dan yang isi 400 gram harga IDR 14,500 di Pow Pow Pet Shop.

Flavor
Rasa yang tersedia yaitu rasa Fresh Sardine & Tuna, Fresh Ocean Fish, Fresh Mackerel dan Fresh Ocean Tuna. Semua varian rasanya diawali dengan ‘Fresh’, maybe buat menegaskan bahan-bahan yang dipakai dalam makanan kucing Power Cat ini bener-bener segar dan terbuat dari ikan murni. 
By the way, ini makanan kucing yang ada label Majelis Ulama Indonesia ‘Halal’! I mean, WOW! Baru sekarang nih nemuin makanan kucing bersertifikat HALAL MUI. Nih bukti kalau Power Cat ini emang beneran HALAL :

Texture & Ingredients
Tekstur Power Cat ini agak berbeda dengan Whiskas wet cat food dan dengan beberapa merk wet food lainnya. Power Cat punya tekstur makanan yang nggrembel dan ada banyak potongan ikan-ikan kecil di dalamnya. Tekstur pelengkapnya bukan Jelly seperti yang ada di Whiskas wet cat food, melainkan air minyak cair warna kuning kemerahan. Well, aku ga yakin sih apakah cairan kuning itu jelly atau bukan.
Power Cat ini diproduksi oleh PT Permata Bahari Malindonesia yang ada di Banyuwangi. Yang mengedarkan atau mengeluarkan makanan kucing Power Cat adalah Bumiputera Malaysia. Website Power Cat ini juga super rapi dan kece loh feliners. Color-themed nya maroon dan isi konten menggunakan bahasa inggris. Perusahaan Power Cat ini bernama Powerpets Food. Entah deh, jadi siapa ya Bumiputera? Di website juga ada foto produksi dan kegiatan research. Power Cat didirikan tahun 2014 lalu. Masih baru ya ternyata? Pantesan baru liat produk Power Cat ini sekarang. Berikut ingredients yang ada dalam Power Cat rasa Fresh Sardine & Tuna  :
Tekstur Power Cat ini sangat raw dan banyak chunk ikan-ikannya. Berikut foto tekstur Power Cat masing-masing varian rasa :
Di ingredients tertera makanan ini mengandung tomat puri, yang aku simpulkan adalah pasta / saus tomat. Ini kenapa warna Power Cat seperti warna ikan sardine kalengan yang dikonsumsi manusia. Aroma Power Cat kayak sardine atau ikan berbumbu. Bahan pelengkapnya ada Seaweed Jelly, yaitu agar-agar laut. Nah berarti masih ada kandungan jelly-nya ya? Biasanya sih wet cat food yang pernah aku coba sebelumnya memakai Jelly Agents. Inilah mungkin kenapa Power Cat punya tekstur yang lebih raw daripada Whiskas wet cat food. Di kemasan belakang juga ada keterangan Meets AAFCO Standard (USA Standard). Which mean Power Cat udah memenuhi criteria AAFCO. Menurut asumsiku, Power Cat wet food hanya dikonsumsi kucing adult karena dalam tabel Daily Feeding Guidelines cuma ada kolom kucing dewasa dan ga menyebutkan kittens. Maybe Power Cat punya varian Kitten ya. We’ll find out.

Cat Point of View
Ga perlu disangkal atau digimanain lagi deh, kucingku sangat SANGAT SANGAT suka! Makannya sampe berbunyi dan berebut. Padahal udah aku sediakan foodbowl yang lumayan banyak buat mereka tapi tetep aja habis dan berebut lagi. Terutama kucing-kucing tua nih, ga mau ngalah sama yang kecil. Well, kittens di rumahku juga ikut makan Power Cat. Pokoknya luar biasa! Mereka selalu ‘crazy’ kalau dikasih wet food. Terutama Power Cat, ya mungkin karena teksturnya raw jadi mereka berasa makan ikan asli. Efek setelah makan Power Cat wet food sebenernya sih ga ada yang berubah. Aku ga sering-sering kasih wet food, ga tiap hari gitu karena nanti kucing jadi manja makan wet food mulu. Terus kalau dikasih makan dry food pada ga mau. Kayak gini pernah kejadian soalnya feliners. Belum lagi masalah gigi yang bisa timbul kalau keseringan makan wet food.

Conclusion  
Kesimpulan yang bisa aku tarik dari review di atas adalah Power Cat punya label halal yang somehow bikin aku amaze. Yang paling aku suka dari Power Cat adalah dia punya tekstur raw dan chunk ikan yang besar, jadi bukan bertekstur bubur atau jelly. Kucingku juga sangat suka dan menggilai. Sekian review Power Cat wet food dari The Cat Sound. Review Power Cat dry food akan segera terbit, stay tune! Semoga review ini berguna dan bisa dijadikan refrensi buat feliners semua. Cherioooooo! Thank you for reading The Cat Sound!
*Review ditulis bulan Mei 2016

**Disclaimer: review di atas merupakan review dari pandangan, perspektif serta pengalaman pribadi dari penulis. Jika ingin menyalin atau mengutip harap link ke www.thecatssound.blogspot.co.id.

Oct 21, 2016

Review Makanan Kucing: Power Cat Wet Food Fresh Mackarel

Hallo feliners! Apa kabar? Semoga semuanya berkabar baik dan sehat. Kali ini The Cat Sound akan mereview makanan kucing merk Power Cat varian makanan lembek atau wet cat food. Pertama kali menemukan merk makanan kucing ini di Pow Pow Pet Shop Semarang. Untung banget nemuin makanan kucing baru ini jadi bisa ngasih menu yang lebih beragam buat si kucing. Soalnya aku sering banget ngasih kucing-kucingku Whiskas wet cat food. Itung-itung Power Cat ini jadi selingan menu dan rasa baru buat si kucing. Review Power Cat ini akan aku post satu persatu rasa ya feliners. Check this out!
Packaging & Price

Kemasan yang aku beli adalah kemasan sachet 85 gram buat trial apakah kucingku suka atau tidak. Ada sih kemasan yang 400 gram, tapi buat awalan aku putusin beli kemasan 85 gram dulu. Satu bungkus Power Cat isi 85 gram harga IDR 5,000 dan yang isi 400 gram harga IDR 14,500 di Pow Pow Pet Shop.



Flavor

Rasa yang tersedia yaitu rasa Fresh Sardine & Tuna, Fresh Ocean Fish, Fresh Mackerel dan Fresh Ocean Tuna. Semua varian rasanya diawali dengan ‘Fresh’, maybe buat menegaskan bahan-bahan yang dipakai dalam makanan kucing Power Cat ini bener-bener segar dan terbuat dari ikan murni. 
By the way, ini makanan kucing yang ada label Majelis Ulama Indonesia ‘Halal’! I mean, WOW! Baru sekarang nih nemuin makanan kucing bersertifikat HALAL MUI. Nih bukti kalau Power Cat ini emang beneran HALAL :


Texture & Ingredients
Tekstur Power Cat ini agak berbeda dengan Whiskas wet cat food dan dengan beberapa merk wet food lainnya. Power Cat punya tekstur makanan yang nggrembel dan ada banyak potongan ikan-ikan kecil di dalamnya. Tekstur pelengkapnya bukan Jelly seperti yang ada di Whiskas wet cat food, melainkan air minyak cair warna kuning kemerahan. Well, aku ga yakin sih apakah cairan kuning itu jelly atau bukan.

Power Cat ini diproduksi oleh PT Permata Bahari Malindonesia yang ada di Banyuwangi. Yang mengedarkan atau mengeluarkan makanan kucing Power Cat adalah Bumiputera Malaysia. Website Power Cat ini juga super rapi dan kece loh feliners. Color-themed nya maroon dan isi konten menggunakan bahasa inggris. Perusahaan Power Cat ini bernama Powerpets Food. Entah deh, jadi siapa ya Bumiputera? Di website juga ada foto produksi dan kegiatan research. Power Cat didirikan tahun 2014 lalu. Masih baru ya ternyata? Pantesan baru liat produk Power Cat ini sekarang. Berikut ingredients yang ada dalam Power Cat rasa Mackerel :
Tekstur Power Cat ini sangat raw dan banyak chunk ikan-ikannya. Berikut foto tekstur Power Cat masing-masing varian rasa :
Di ingredients tertera makanan ini mengandung tomat puri, yang aku simpulkan adalah pasta / saus tomat. Ini kenapa warna Power Cat seperti warna ikan sardine kalengan yang dikonsumsi manusia. Aroma Power Cat kayak sardine atau ikan berbumbu. Bahan pelengkapnya ada Seaweed Jelly, yaitu agar-agar laut. Nah berarti masih ada kandungan jelly-nya ya? Biasanya sih wet cat food yang pernah aku coba sebelumnya memakai Jelly Agents. Inilah mungkin kenapa Power Cat punya tekstur yang lebih raw daripada Whiskas wet cat food. Di kemasan belakang juga ada keterangan Meets AAFCO Standard (USA Standard). Which mean Power Cat udah memenuhi criteria AAFCO. Menurut asumsiku, Power Cat wet food hanya dikonsumsi kucing adult karena dalam tabel Daily Feeding Guidelines cuma ada kolom kucing dewasa dan ga menyebutkan kittens. Maybe Power Cat punya varian Kitten ya. We’ll find out.


Cat Point of View

Ga perlu disangkal atau digimanain lagi deh, kucingku sangat SANGAT SANGAT suka! Makannya sampe berbunyi dan berebut. Padahal udah aku sediakan foodbowl yang lumayan banyak buat mereka tapi tetep aja habis dan berebut lagi. Terutama kucing-kucing tua nih, ga mau ngalah sama yang kecil. Well, kittens di rumahku juga ikut makan Power Cat. Pokoknya luar biasa! Mereka selalu ‘crazy’ kalau dikasih wet food. Terutama Power Cat, ya mungkin karena teksturnya raw jadi mereka berasa makan ikan asli. Efek setelah makan Power Cat wet food sebenernya sih ga ada yang berubah. Aku ga sering-sering kasih wet food, ga tiap hari gitu karena nanti kucing jadi manja makan wet food mulu. Terus kalau dikasih makan dry food pada ga mau. Kayak gini pernah kejadian soalnya feliners. Belum lagi masalah gigi yang bisa timbul kalau keseringan makan wet food.


Conclusion  

Kesimpulan yang bisa aku tarik dari review di atas adalah Power Cat punya label halal yang somehow bikin aku amaze. Yang paling aku suka dari Power Cat adalah dia punya tekstur raw dan chunk ikan yang besar, jadi bukan bertekstur bubur atau jelly. Kucingku juga sangat suka dan menggilai. Sekian review Power Cat wet food dari The Cat Sound. Review Power Cat dry food akan segera terbit, stay tune! Semoga review ini berguna dan bisa dijadikan refrensi buat feliners semua. Cherioooooo! Thank you for reading The Cat Sound!

*Review ditulis bulan Mei 2016

**Disclaimer: review di atas merupakan review dari pandangan, perspektif serta pengalaman pribadi dari penulis. Jika ingin menyalin atau mengutip harap link ke www.thecatssound.blogspot.co.id.