Showing posts with label Adult Food. Show all posts
Showing posts with label Adult Food. Show all posts

May 3, 2017

Review Makanan Kucing: Better Cat Dry Food

Dear feliners, halo everyone!!! Apa kabar? Seneng rasanya bisa nulis dan post review lagi di sini. Kangen ngereview gitu. Sejak side job ini makin banyak diakses orang, aku jadi lebih suka dan semangat buat selalu up to date dalam memposting review. Well, kali ini yang akan aku review adalah Better Cat. Yassssh, kucing yang lebih baik kan? Coba aja ada makanan manusia ‘Better Hooman’ dan semua orang bisa jadi lebih baik hahaha #mimpisiangbolong #ngemilinDF. Ngelantur ah, simak review di bawah ya feliners!
SOURCE
SOURCE
Packaging & Price
Seperti biasa, aku beli Better Cat dalam kemasan repack isi 500 gram harga IDR 14,000 di Kasih Satwa Semarang dan isi 1 kg harga IDR 27,000. Better Cat kebanyakan dijual dalam kemasan repack. Menurut hasil pencarian inet, kemasan 8 kg warna biru muda dan kemasan 20 kg warna pink. 
Sesekali aku juga pernah liat kemasan karung Better Cat ini ada di Kasih Satwa Semarang dan beberapa pet shop lainnya. Aku juga menyempatkan (banget) buat liat kemasan karung Better Cat karena kepo yang sangat luar biasa. Tapi too bad ga sempat buat foto karena harus angkatin karungnya yang mana karungnya berat banget cin! Rasanya ga lengkap gitu kalau review pakan kucing tanpa kepoin kemasan freshpack atau kemasan karungannya.

Flavor
Ga ada keterangan rasa di kemasan. Dari Kasih Satwa juga ga ngasih keterangan rasa sih. Jadinya aku bingung rasa apakah Better Cat ini. Tapi beberapa pelapak dan review makanan kucing menyebutkan bahwa rasa Better Cat adalah rasa Ocean Fish atau juga Tuna. Dan akhirnya nemuin jawaban dari review Kunucats yang menyebutkan bahwa Better Cat ini punya rasa Tuna.

Texture & Ingredients
Tekstur kibble Better Cat menurutku solid dan kibblenya tebel. Ga ada rongga di kibble-nya dan juga kibble-nya ga berdebu. Warna kibble Better Cat coklat krem dengan bentuk kibble mix bentuk lingkaran dan bentuk ikan kecil. Berikut penampakan kibble Better Cat :

Aromanya standar makanan kucing, ya agak amis ikan gitu. Aromanya mirip keripik ikan yang biasa kita makan tuh. Berikut ingredients Better Cat yang aku kutip dari lapak via Tokopedia :
Corn / Rice Broken / Pouiltry Meal / Meat and Bone Meal / Fish Meal / Soybean Meal / Wheat Bran / Rice Bran / Corn Gluten Meal / Full Fat Soybean / Chicken Fat / Soybean Oil / Chicken Fat / Taurine / Vitamins / Minerals / Preservatives
Guaranted Analysis :
Crude Protein Min 26%
Crude Fat min 9%
Crude Fiber Max 4%
Moisture max 10%
Bahan-bahan Better Cat ini tipical bahan makanan komersial banget feliners. Ada Corn (jagung), Poultry Meal (lemak unggas), Meat and Bone Meal (lemak daging dan tulang), Fish Meal (lemak ikan), Full Fat Soybean, Chicken Fat dan Preservatives. Kurang paham juga sama bahan Meat and Bone Meal, Full Fat Soybean dan Preservatives. Bahan Meat and Bone Meal daging apa yang dipakai dan tulang bagian apa. Lalu Full Fat Soybean itu bahan yang kayak gimana. Juga Preservatives itu pakai tambahan bumbu seperti apa. Ada satu bahan yang kedengeran (atau kebaca) aneh gitu ya. Rice broken? Mungkin yang bener adalah Broken Rice. Umum banget nih bahan Broken Rice di bahan makanan kucing. Kalau udah dilanda perasaan bingung tidak menentu begini saatnya berkeluh kesah kepada Mas Google. He would be happy to help me out I guess. Cari, cari, cari dan nemuin informasi tentang bahan makanan kucing Meat and Bone Meal, Full Fat Soybean dan Preservatives ini.
Sekilas ingredients Better Cat ini hampir sama dengan ingredients kepunyaan Pro Feline. Ingredients Pro Feline dan Better Cat ini hampir sama cuma pada Pro Feline ga ada bahan Rice Broken. Bahkan guaranted analysis-nya pun samaan. Apa jangan-jangan Pro Feline dan Better Cat ini sama ya? Cuma dibuat dengan merk berbeda dan kibble berbeda. I don’t know. Bahan lainnya adalah bahan yang sering nongol di makanan kucing kelas commercial berbau grain-grain~an. Menurut review Kunu Cats rasa Better Cat sih Tuna, bahan yang menurutku masih berhubungan dengan Ocean Fish sih ya Fish Meal. Ada bahan Poultry Meal juga loh feliners, macem miripan sama makanan holistic gitu ya? Tapi pada pakan holistic atau grain-free bahan poultry yang digunakan utuh.
Tebakanku sih ya Better Cat ini juga buatan Perfect Companion di Thailand tuh. Aku cari informasi Better Cat di Perfect Companion Thailand, Malaysia dan Indonesia sih ga ada. Udah aku cari juga di website CP Pet Food. Buat sementara, aku belum bisa menemukan informasi rinci tentang Better Cat. Well, I’m not quiter. Aku ga akan nyerah sampai menemukan siapa produsen Better Cat ini. Aku akhirnya nemuin sebuah review Better Cat di www.kunucats.com yang membahas cukup lengkap tentang Better Cat juga termasuk gambar kemasannya. Sayangnya gambar kemasan yang ada di Kunu Cats ga jelas karena ukurannya kecil. 

Bagian belakang bawah ada tulisan Distributed by CV MULTI PET - Product of Thailand. Kalau udah ada tulisan Product of Thailand biasanya tebakan kasarku sih ya Better Cat ini juga buatan Perfect Companion si raja makanan kucing itu tuh. Tapi juga nih feliners, biasanya kalau buatan Perfect Companion ada dong tulisan lengkap tentang produsen, perusahaan, domisili, alamat dan lainnya. Kayak yang ada di kemasan Universal misalnya kan. Universal buatan Perfect Companion dan ada keterangan lengkap Perfect Companion dikemasan. Has anyone got the answer yet? Adakah yang tau Better Cat ini diproduksi oleh siapa?

Cat Point of View
Anyway saat dulu pertama kali pelihara kucing, salah satu makanan yang pertama kali aku coba adalah Better Cat. Karena waktu itu sama sekali ga punya pengetahuan apa pun tentang makanan kucing, aku ambil Better Cat karena namanya sih menurutku lucu. Pertimbangan lain adalah dulu kucing aku yang aku dapat hibah dari teman dari sononya makan Better Cat juga ukuran kibble-nya kecil dan juga harganya murah shay! Hahaha. Dulu cobain Better Cat sampai lupa efek ke kucing. Then, aku putuskan buat mencoba kembali makanan ini ke kucing-kucingku karena udah berbeda generasi. Seperti biasa, kucing-kucingku selalu penasaran tiap aku bawa makanan kucing ke rumah. Mereka langsung serontak lari ke aku dan nduselin buat makan. Aku tuang ke foodbowl-nya juga masih lahap dan berebut. Bahkan para kitten juga doyan. Ukuran kibble-nya kecil jadi kittens gampang buat makan. Ga ada keterangan sih ini buat kucing umur berapa. Tapi ya namanya anak kucing, selalu ngikutin emaknya. Mereka cepet banget makan Better Cat. Sumpah! CEPET BANGET! Udah abis, miaaaawwwww minta nambah dan terus begitu. Sampai akhirnya anak-anak buluku kenyang dan antri buat poop.
Poop mereka lumayan bagus saat awal makan Better Cat. Ya lembek sih, tapi ga keterlaluan dan scoopable aja makanya aku bilang lumayan bagus. But when they ate Better Cat for about a week after more or less, something happened! Poop kucingku, terutama yang masih kittens ini jadi super parah. Parahnya jadi lembek, mencret, berair dan warnanya kuning muda terang. Duh kan, itu tandanya mereka diare. Maybe it’s my fault letting all of the little cats ate Better Cat padahal aku juga ga yakin apakah Better Cat bisa dimakan kitten juga. Kucing-kucing dewasaku poopnya relatif normal. Belum lagi pipis si anak-anak piyik ini warnanya jadi gelap dan sangat pesing. Kan emang biasanya pesing, tapi ini super duper mega pesing! Aku bisa tau warna pipis mereka karena mereka beberapa kali buang air diluar litter box-nya. Ga boong deh! Karena anak-anak piyik ini hobi banget ngikut makan para tetua.
Yang lebih buruk adalah Thomas muntah setelah makan Better Cat. Yang dimuntahin ya makanan, masih berbentuk dry food sama air warna putih kental dan pekat. Sempet panik sih padahal udah transisi pakan dari pakan lama ke Better Cat. Awalnya aku diemin dulu terus Thomas muntahin makanannya lagi. That’s it feliners, time to get some help. Buat pertolongan awal aku kasih Thomas Nutriplus Gel (untuk daya tahan) dan kuning telur (fungsinya sama dengan Nutriplus Gel). Finally Thomas udah ga muntah lagi dan juga poop para anak bayi makin membaik. FYI, aku langsung menghentikan konsumsi Better Cat ke kitten karena tau efeknya buruk dan bisa membahayakan buat mereka. Karena kejadian ini aku langsung buru-buru berhenti pakai Better Cat. Ga cuma untuk para kitten dan Thomas tapi buat semua penghuni berbulu di rumah. Takut aja kalau Thomas kumat dan poop anak-anak kucing makin parah. By the way aku ga pernah menampilkan gambar poop anak-anak karena aku pikir gambar seperti itu lumayan graphic dan ga enak dipandang mata.

Conclusion
Kesimpulan yang bisa aku tarik dari review Better Cat di atas adalah para kittens ga bisa menerima Better Cat dengan baik. Outcome-nya jadi buruk. Poop mereka lembek, mencret, berair dan warnanya kuning muda terang. Belum lagi Thomas jadi muntah. Buat yang sehari-harinya pakai Better Cat dan kucingnya baik-baik aja, please don’t change your routine! Just because my cats disliked it, doesn’t mean your cat dislike it, too! Karena tiap kucing punya kesenengan, kedoyanan (apa sih kedoyanan?) dan juga sistem pencernaan yang berbeda ya feliners. Nah berikut penilaian The Cat Sound atas Better Cat :
RATINGS : 1 stars
REPURCHASE : BIG NO NO
WHERE TO BUY : Better Cat ini dijual dihampir seluruh pet shop Semarang dan aku yakin Better Cat juga tersedia dibanyak pet shop seluruh Indonesia.
Sekian review Better Cat edisi hari ini. Terima kasih feliners udah menyempatkan membaca review dari The Cat Sound. Semoga review ini berguna dan bisa dijadikan refrensi buat feliners semua. See you on the next review, feliners!

**Disclaimer: review di atas merupakan review dari pandangan, perspektif serta pengalaman pribadi dari penulis. Jika ingin menyalin atau mengutip harap link ke www.thecatssound.blogspot.co.id.
***bland diet = makanan kucing berbahan ayam, kalkun atau ikan yang dihaluskan lembut untuk makanan dalam masa penyembuhan muntah maupun diare.

Mar 6, 2017

Review Makanan Kucing: Universal Seafood Dry Food

Dear feliners. Hi hi hi hi, apa kabar? Lanjut ke review Universal Seafood ya. Sebelumnya udah review duluan Universal Tuna. Kalau feliners belum baca bisa baca di link ini ya. Nah kalau Univesal Tuna dikenal karena kibble donatnya, yang seafood ini belum terlalu dikenal karena menurutku pendatang baru dan punya bentuk kibble yang lumayan aneh. Yuk simak review Universal Seafood di bawah ini.
SOURCE

Packaging & Price
Universal ini selalu ada dalam kemasan repack isi mulai dari 250 gram sampai 1 kg. Fresh pack Universal sendiri berupa kemasan karungan isi 20 kg. Harga Universal di tiap pet shop juga bervariasi. Kalau Universal Seafood ini aku beli harga IDR 14.000 buat kemasan 500 gram dan IDR 27.000 buat kemasan 1 kg.

Flavor
Dulunya sih Universal cuma ada satu bentuk kibble yaitu donat yang adalah rasa Tuna. Tapi beberapa waktu lalu, tepatnya bulan Agustus 2016 lalu aku nemuin Universal rasa Seafood. Menurut update dari Kasih Satwa Semarang dan Pow Pow Pet Shop Semarang, Universal sekarang punya dua rasa yaitu Seafood dan Tuna.

Texture & Ingredients
Bentuk kibble Universal Seafood dan Tuna ini agak berbeda. Bentuk kibble Universal Tuna kan donat, kalau Universal Seafood ini berbentuk seperti drum stick atau keong gitu. Kurang tau bentuk begini disebut apaan. Begini nih penampakannya :
Aroma Universal menyengat ikan dan amis. Warna makanan Universal ini juga hampir sama. Berikut informasi belakang kemasan karung yang aku kutip via Bukalapak :
SOURCE
Ingredients yang digunakan Universal Seafood yaitu Corn, Soybean Meal, Cassava, Corn Gluten Meal, Poultry By-Product Meal, Poultry Fat, Tuna Meal, Shrimp By-product Meal, Squid By-product Meal dan sebagainya. Secara keseluruhan bahan Universal Seafood dan Tuna sama. Ada penambahan dua bahan pada Universal Seafood yaitu Shrimp By-product Meal dan Squid By-product Meal. Karena kan judul rasanya aja Seafood kan? Harus ada bahan yang bersifat makanan laut. Aku sering banget sih nemuin pakan kucing terutama yang dry cat food ini pakai bahan-bahan by-product. Kalau rasa Seafood juga yang paling sering digunakan udang, cumi-cumi, kerang dan lainnya.
Ada satu bahan yang bikin aku penasaran sekaligus parno yaitu DL-Methionine. Pertama kali baca udah nebak duluan kalau bahan ini adalah bahan kimia. Cari, cari, cari di internet dong pastinya. Akhirnya nemuin sebuah artikel pendek di Wysong.net tentang penggunaan Methionine pada bahan pakan hewan peliharaan secara umum. Berikut isi artikel original dari Wysong :
“ Methionine is a sulfur containing amino acid that is important in a wide variety of metabolic processes. Supplemental DL-methionine has been used to help acidify the urine in cats prone to struvite urinary stones “. Jadi, Methionine ini adalah sulfur yang mengandung asam amino yang penting pada sistem metabolisme. Lalu ada DL-Methionine yang digunakan untuk mengasamkan urin kucing karena kucing rentan akan masalah urinary (FUS/FLUTD). 
Karena sumber dari Wysong kurang lengkap, aku cari lagi apa itu DL-Methionine. Dan ketemu deh di Truth About Pet FoodMethionine adalah salah satu asam yang biasanya ada didaging dan ikan juga merupakan asam amino yang diperlukan oleh anjing juga kucing. Berikut kutipan yang aku kutip dari artikel original Truth About Pet Food :
“ So if methionine is found in meat and fish pet food ingredients, why would the supplement DL-Methionine be added to pet foods?  “For diets that contain minimal amounts of meat proteins, are heavily weighted to vegetable proteins like soy or are low calorie foods diluted with inert ingredients such as cereals and cellulose, there may be a need for supplemental methionine.” Dr. Aldrich also states some pet foods add DL-Methionine “to help promote the palatability of the diet, as cats have been reported to have an “appetite” for methionine.”  (or could it be that cats have an ‘appetite’ for meat?) “
Aku jelaskan poin pentingnya aja ya feliners. Jadi DL-Methionine ini adalah suplemen dari Methionine itu sendiri. Padahal Methionine bisa ditemukan pada daging dan ikan yang juga udah biasa jadi bahan pembuatan pakan kucing. Tapi berhubung tidak semua pakan kucing pakai Methionine asli dari daging atau ikan,  ditambahkan deh DL-Methionine ini. Penambahan DL-Methionine biasanya digunakan pada pakan rendah kalori yang mengandung banyak sayur-sayuran dan kedelai. DL-Methionine juga bisa untuk menambah nafsu makan kucing. Kalau kita mau baca pasti akan lebih tau kok feliners.
Nah, ada lagi nih feliners bahan makanan CassavaCassava atau singkong ini juga ada dalam daftar ingredients Universal Tuna. Lagi-lagi dapat artikel yang sangat helpful di Wysong.net. Ajaib banget nih website, punya (hampir) segala informasi yang aku butuhkan. Dijelaskan di artikel Wysong, cassava sering disebut dalam bahasa ingredients Tapioca ini merupakan sumber karbohidrat namun jumlahnya sedikit. Duh, kok jelek ya bahan cassava ini? Ternyata sumber karbohidrat manusia dan hewan berbeda ya. Yang baik untuk kita belum tentu baik untuk para pasukan berbulu. Seperti yang aku kutip dari artikel Wysong :
“ Tapioca contains very little protein, and the small quantity that is naturally present is of inferior quality to grains. This necessitates the addition of ingredients to supply the amino acids methionine and lysine. Meat naturally contains these amino acids, but formulating with tapioca rather than grains and legumes effectively robs the meat of these essential amino acids. This creates a net deficiency of them as compared to the same formulations if they were to contain grains. ”
Coba deh feliners visit ke artikel originalnya Wysong di link ini. Disitu feliners bisa baca semua informasi tentang cassava. Inti dari artikel tersebut adalah cassava kurang layak digunakan dalam bahan pakan kucing karena mengandung gula yang tinggi dan bukan merupakan sumber karbohidrat yang baik.
Universal adalah salah satu produk dari Perfect Companion. Gila bener! Perfect Companion punya banyak merk pakan kucing. Banyak yang bilang Universal makanan kucing yang ga jelas asal usul maupun bahan-bahannya. Bahkan ada himbauan dari kemasan karung Universal “For further information of the health of your companion animal, product satisfaction, or expert advice, please contact our customer relation department via the address above”. Yang intinya, jika ada pertanyaan bisa menghubungi bagian customer relation lewat alamat di atas. Padahal keterangan alamatnya ada di bawah. Via the address below kali ya? Universal diproduksi dan didistribusikan oleh Perfect Companion Thailand. Lalu diimpor dan didistribusikan oleh Perfect Companion Malaysia. Kedua website memuat informasi tentang Universal. Dikemasan karung Universal ini memuat informasi detail tentang produsen dan distributor. Ada nama perusahaan, alamat perusahaan, hotline perusahaan/nomor yang bisa dihubungi dan juga nomor fax. Sayangnya di Perfect Companion Indonesia dan CPPet Food Indonesia ga memuat informasi Universal. Universal juga ada label Suci Bersih dari Malaysia yang sama dengan label Halal ala Indonesia. Bravo deh Universal!

Cat Point of View
Sebenernya aku udah pernah ngasih Universal ini ke kucing-kucingku beberapa bulan lalu, bahkan beberapa tahun lalu waktu pertama kali banget pelihara kucing dan masih sangat minim pengetahuan akan dunia cat food (sekarang juga masih minim dan terus belajar kok feliners). Lalu aku putuskan beli lagi karena dulu ga memperhatikan secara seksama gimana reaksi dan efek ke kucing. Setelah mengkonsumsi lagi si Universal ini, pipis kucing-kucingku jadi makin bau pesing! Warna pipisnya kuning pekat banget. Eh kok bisa ya tau warna pipis kucing padahal kucing buang air di pasir? Jawabannya karena kucing-kucingku sekarang lagi nakal sering banget buang air di luar litter box mereka. Keuntungannya sih jadi tau keadaan original pipis dan poop mereka. Kerugiannya ya kita harus rajin-rajin bersihin tempat si kucing buang air sembarangan. Semprot desinfektan teroooooooooos!
Kalau masalah poop juga jadi warna kuning terang. Tapi teksturnya masih lumayan solid dan masih punya tekstur. Universal yang aku beli ini adalah untuk adult cat karena ada varian Universal Kitten. Tapi kittens-ku juga kadang ikutan makan Universal bersama para tetua. Concern sih sama mereka, takutnya mereka belum siap dan belum bisa mencerna makanan kucing dewasa. Universal ini sangat umum dikonsumsi oleh kucing jenis apapun. Dari yang pedigree sampai domestic pun kayaknya (pernah) ngicipin Universal. Kenapa aku bilang demikian? Karena kucing exotic temanku sampai hari ini makan Universal dan kondisi si kucing sangat sehat dan makmur. Ga sedikit kucing ras yang mengkonsumsi Universal. Alasan yang paling sering dilontarkan teman-temanku sih soalnya Universal ini gampang dicari di tiap pet shop dan harganya sangat terjangkau. And, no surprise kucing-kucingku sangat doyan. Makannya sampai berebut dan mengecap. Saking lahapnya, makanan yang tumpah ke lantaipun disosor.

Conclusion
Well, kesimpulan yang bisa aku tarik dari review makanan kucing Universal adalah Universal bukan makanan abal-abal yang awalnya aku pikir adalah makanan curah. Universal diproduksi oleh Perfect Companion Thailand. Efeknya ke kucingku memang ga sebagus kucing lainnya. Pipis jadi warna kuning pekat dan poop berwarna kuning terang tapi masih agak solid. I would say aku ga akan mengulangi repurchase Universal ini keculai beneran urgent di pet shop cuma ada Universal. Let’s say this again, every cats are differently unique! Ada yang cocok banget dan ada juga yang enggak.
RATINGS : 3 stars
REPURCHASE : NO (kecuali urgent)
WHERE TO BUY : dari pengalamanku yang paling murah aku beli di Kasih Satwa Semarang seharga IDR 14.000 untuk kemasan 500 gram dan IDR 23.000 untuk kemasan 1 kg. Mungkin di kota feliners masing-masing ada yang lebih murah? Let me know ya!
Sekian review pakan Universal dari The Cat Sound. Semoga review Universal ini berguna dan bisa dijadikan refrensi pula tentunya buat feliners semua. Nantikan review pakan kucing merk lainnya ya! Bye feliners!


**Disclaimer: review di atas merupakan review dari pandangan, perspektif serta pengalaman pribadi dari penulis. Jika ingin menyalin atau mengutip harap link ke www.thecatssound.blogspot.co.id.

Review Makanan Kucing: Universal Tuna Dry Food

Dear feliners. Hi hi hi hi, apa kabar? Semoga feliners dan para rombongan berbulu senantiasa diberi kesehatan ya. Selamat bulan Maret. Ga kerasa aja udah bulan Maret. Kali ini The Cat Sound akan mereview makanan kucing yang sangat tersohor dan terkenal di antara feliners. Makanan kucing ini dikenal karena bentuk kibble donatnya yang sangat melegenda. Bahkan kalau orang ke pet shop bilang, “Mbak, makanan kucing bentuk donat”, langsung deh pasti sang shopkeeper langsung nyantel. Yasssh! UNIVERSAL! Menurutku nih, semua feliners udah pernah pakai Universal untuk kucing-kucingnya. Di post review ini, The Cat Sound akan mengulik semua hal yang harus kalian ketahui dari Universal (bahkan beberapa poin yang sama sekali ga terpikirkan). Kali ini yang akan aku review duluan adalah Universal Tuna (kibble donat). Simak review di bawah ya feliners. 
penampakan kemasan karung Universal Tuna
SOURCE

Packaging & Price
Universal ini selalu ada dalam kemasan repack isi mulai dari 250 gram sampai 1 kg. Fresh pack Universal sendiri berupa kemasan karungan isi 20 kg. Harga Universal di tiap pet shop juga bervariasi. Yang paling murah aku pernah dapetin seharga IDR 12,000 buat isi 500 gram dan IDR 23,000 buat isi 1 kg. 

Flavor
Dulunya sih Universal cuma ada satu bentuk kibble yaitu donat yang adalah rasa Tuna. Tapi beberapa waktu lalu, tepatnya bulan Agustus 2016 lalu aku nemuin Universal rasa Seafood. Menurut update dari Kasih Satwa Semarang dan Pow Pow Pet Shop Semarang, Universal sekarang punya dua rasa yaitu Seafood dan Tuna. Review Universal Seafood bisa feliners baca di link ini.

Texture & Ingredients
Nah Universal donat ini lah yang sangat terkenal dan punya tempat tersendiri dihati para cat guardians. Pasti udah pada tau kan kalau kibble Universal ini donat? Nih penampakannya :
Aroma Universal menyengat ikan dan amis. Warna makanan Universal ini juga hampir sama. Kalau menurutku sih kibble bentuk begini juga banyak dipakai sama merk-merk lainnya. Tapi sih orang-orang udah familiar kalau kibble donat gini ya Universal. Kebetulan juga informasi Universal ini ga susah didapet. Berikut informasi belakang kemasan karung Universal rasa Tuna yang aku kutip via Tokopedia (Naroo Pet) :
SOURCE
Ingredients yang digunakan Universal Tuna yaitu Corn, Soybean Meal, Cassava, Corn Gluten Meal, Poultry By-Product Meal, Poultry Fat, Tuna Meal, Taurine dan lainnya. Ada satu bahan yang bikin aku penasaran sekaligus parno yaitu DL-Methionine. Pertama kali baca udah nebak duluan kalau bahan ini adalah bahan kimia. Cari, cari, cari di internet dong pastinya. Akhirnya nemuin sebuah artikel pendek di Wysong.net tentang penggunaan Methionine pada bahan pakan hewan peliharaan secara umum. Berikut isi artikel original dari Wysong :
Methionine is a sulfur containing amino acid that is important in a wide variety of metabolic processes. Supplemental DL-methionine has been used to help acidify the urine in cats prone to struvite urinary stones “. Jadi, Methionine ini adalah sulfur yang mengandung asam amino yang penting pada sistem metabolisme. Lalu ada DL-Methionine yang digunakan untuk mengasamkan urin kucing karena kucing rentan akan masalah urinary (FUS/FLUTD). 
Karena sumber dari Wysong kurang lengkap, aku cari lagi apa itu DL-Methionine. Dan ketemu deh di Truth About Pet Food. Methionine adalah salah satu asam yang biasanya ada didaging dan ikan juga merupakan asam amino yang diperlukan oleh anjing juga kucing. Berikut kutipan yang aku kutip dari artikel original Truth About Pet Food :
So if methionine is found in meat and fish pet food ingredients, why would the supplement DL-Methionine be added to pet foods?  “For diets that contain minimal amounts of meat proteins, are heavily weighted to vegetable proteins like soy or are low calorie foods diluted with inert ingredients such as cereals and cellulose, there may be a need for supplemental methionine.” Dr. Aldrich also states some pet foods add DL-Methionine “to help promote the palatability of the diet, as cats have been reported to have an “appetite” for methionine.”  (or could it be that cats have an ‘appetite’ for meat?)
Aku jelaskan poin pentingnya aja ya feliners. Jadi DL-Methionine ini adalah suplemen dari Methionine itu sendiri. Padahal Methionine bisa ditemukan pada daging dan ikan yang juga udah biasa jadi bahan pembuatan pakan kucing. Tapi berhubung tidak semua pakan kucing pakai Methionine asli dari daging atau ikan,  ditambahkan deh DL-Methionine ini. Penambahan DL-Methionine biasanya digunakan pada pakan rendah kalori yang mengandung banyak sayur-sayuran dan kedelai. DL-Methionine juga bisa untuk menambah nafsu makan kucing. Kalau kita mau baca pasti akan lebih tau kok feliners.
Nah, ada lagi nih feliners bahan makanan Cassava. Cassava atau singkong ini juga ada dalam daftar ingredients Universal Tuna. Lagi-lagi dapat artikel yang sangat helpful di Wysong.net. Ajaib banget nih website, punya (hampir) segala informasi yang aku butuhkan. Dijelaskan di artikel Wysong, cassava sering disebut dalam bahasa ingredients Tapioca ini merupakan sumber karbohidrat namun jumlahnya sedikit. Duh, kok jelek ya bahan cassava ini? Ternyata sumber karbohidrat manusia dan hewan berbeda ya. Yang baik untuk kita belum tentu baik untuk para pasukan berbulu. Seperti yang aku kutip dari artikel Wysong :
“ Tapioca contains very little protein, and the small quantity that is naturally present is of inferior quality to grains. This necessitates the addition of ingredients to supply the amino acids methionine and lysine. Meat naturally contains these amino acids, but formulating with tapioca rather than grains and legumes effectively robs the meat of these essential amino acids. This creates a net deficiency of them as compared to the same formulations if they were to contain grains. ”
Coba deh feliners visit ke artikel originalnya Wysong di link ini. Disitu feliners bisa baca semua informasi tentang cassava. Inti dari artikel tersebut adalah cassava kurang layak digunakan dalam bahan pakan kucing karena mengandung gula yang tinggi dan bukan merupakan sumber karbohidrat yang baik.
Universal adalah salah satu produk dari Perfect Companion. Gila bener! Perfect Companion punya banyak merk pakan kucing. Banyak yang bilang Universal makanan kucing yang ga jelas asal usul maupun bahan-bahannya. Bahkan ada himbauan dari kemasan karung Universal “For further information of the health of your companion animal, product satisfaction, or expert advice, please contact our customer relation department via the address above”. Yang intinya, jika ada pertanyaan bisa menghubungi bagian customer relation lewat alamat di atas. Padahal keterangan alamatnya ada di bawah. Via the address below kali ya? Universal diproduksi dan didistribusikan oleh Perfect Companion Thailand. Lalu diimpor dan didistribusikan oleh Perfect Companion Malaysia. Kedua website memuat informasi tentang Universal. Dikemasan karung Universal ini memuat informasi detail tentang produsen dan distributor. Ada nama perusahaan, alamat perusahaan, hotline perusahaan/nomor yang bisa dihubungi dan juga nomor fax. Sayangnya di Perfect Companion Indonesia dan CPPet Food Indonesia ga memuat informasi Universal. Universal juga ada label Suci Bersih dari Malaysia yang sama dengan label Halal ala Indonesia. Bravo deh Universal!

Cat Point of View
Sebenernya aku udah pernah ngasih Universal ini ke kucing-kucingku beberapa bulan lalu, bahkan beberapa tahun lalu waktu pertama kali banget pelihara kucing dan masih sangat minim pengetahuan akan dunia cat food (sekarang juga masih minim dan terus belajar kok feliners). Lalu aku putuskan beli lagi karena dulu ga memperhatikan secara seksama gimana reaksi dan efek ke kucing. Setelah mengkonsumsi lagi si Universal ini, pipis kucing-kucingku jadi makin bau pesing! Warna pipisnya kuning pekat banget. Eh kok bisa ya tau warna pipis kucing padahal kucing buang air di pasir? Jawabannya karena kucing-kucingku sekarang lagi nakal sering banget buang air di luar litter box mereka. Keuntungannya sih jadi tau keadaan original pipis dan poop mereka. Kerugiannya ya kita harus rajin-rajin bersihin tempat si kucing buang air sembarangan. Semprot desinfektan teroooooooooos!
Kalau masalah poop juga jadi warna kuning terang. Tapi teksturnya masih lumayan solid dan masih punya tekstur. Universal yang aku beli ini adalah untuk adult cat karena ada varian Universal Kitten. Tapi kittens-ku juga kadang ikutan makan Universal bersama para tetua. Concern sih sama mereka, takutnya mereka belum siap dan belum bisa mencerna makanan kucing dewasa. Efek buat para kucing kecil poop masih solid tapi warnanya agak terang. Biasanya kalau aku perhatikan poop para anak kecil ini masih solid dan berwarna coklat gelap. Waktu mengulangi makan Universal di rumah ada 5 ekor kitten. Semuanya mengalami efek yang serupa.
I think Universal ini sangat umum dikonsumsi oleh kucing jenis apapun. Dari yang pedigree sampai domestic pun kayaknya (pernah) ngicipin Universal. Kenapa aku bilang demikian? Karena kucing exotic temanku sampai hari ini makan Universal dan kondisi si kucing sangat sehat dan makmur. Ga sedikit kucing ras yang mengkonsumsi Universal. Alasan yang paling sering dilontarkan teman-temanku sih soalnya Universal ini gampang dicari di tiap pet shop dan harganya sangat terjangkau. And, no surprise kucing-kucingku sangat doyan. Makannya sampai berebut dan mengecap. Saking lahapnya, makanan yang tumpah ke lantaipun disosor. Karena efeknya jelek udahan ya nak makan Universal-nya.

Conclusion
Well, kesimpulan yang bisa aku tarik dari review makanan kucing Universal adalah Universal bukan makanan abal-abal yang awalnya aku pikir adalah makanan curah. Universal diproduksi oleh Perfect Companion Thailand. Efeknya ke kucingku memang ga sebagus kucing lainnya. Pipis jadi warna kuning pekat dan poop berwarna kuning terang tapi masih agak solid. I would say aku ga akan mengulangi repurchase Universal ini keculai beneran urgent di pet shop cuma ada Universal. Dilihat dari salah satu bahannya yang membuat aku sedikit concern sama kucing-kucingku. Entah kenapa juga ada beberapa kucing punya teman yang selama bertahun-tahun makan Universal masih sehat. Let’s say this again, every cats are differently unique! Ada yang cocok banget dan ada juga yang enggak.
RATINGS : 3 stars
REPURCHASE : NO (kecuali urgent)
WHERE TO BUY : dari pengalamanku yang paling murah aku beli di Kasih Satwa Semarang seharga IDR 14.000 untuk kemasan 500 gram dan IDR 23.000 untuk kemasan 1 kg. Mungkin di kota feliners masing-masing ada yang lebih murah? Let me know ya!
Jangan lupa juga baca review Universal Seafood ya feliners. Sekian review pakan Universal dari The Cat Sound. Semoga review Universal ini berguna dan bisa dijadikan refrensi pula tentunya buat feliners semua. Nantikan review pakan kucing merk lainnya ya! Bye feliners!

**Disclaimer: review di atas merupakan review dari pandangan, perspektif serta pengalaman pribadi dari penulis. Jika ingin menyalin atau mengutip harap link ke www.thecatssound.blogspot.co.id.

Jan 6, 2017

Review Makanan Kucing: Blackwood Adult Chicken Meal & Brown Rice Dry Food

Dear feliners. Apa kabar feliners? Semoga feliners dan rombongan anak-anak bulu selalu senantiasa sehat sentosa. Masih dalam suasana tahun baru nih feliners. Have you done with your 2017's resolution yet? Review makanan kucing dari The Cat Sound kali ini akan membahas pakan kucing merk Blackwood. Yes, hutan hitam shay! Banyak banget cat lovers maupun juga cat parent di forum maupun diskusi mengenai makanan kucing merekomendasikan Blackwood. Karena penasaran, akhirnya memutuskan buat beli Blackwood*. Blackwood yang akan aku review yaitu varian Adult Cat Food. Yuk simak review Blackwood Adult!

Packaging & Price
Blackwood aku beli kemasan freshpack karena pingin tau informasi tentang Blackwood lebih jauh lagi. Aku beli satu bungkus Blackwood Adult isi 1.82 kg seharga IDR 155.000 di Griya Satwa Lestari. Berikut penampakan freshpack Blackwood Adult yang aku beli (Lela nampang jagain Blackwood dengan muka super super jutek galak nan manja nih feliners) :

Flavor
Varian yang aku pilih adalah Blackwood Adult Chicken Meal & Brown Rice. Awalnya bingung karena varian Blackwood untuk kucing adult ini lumayan banyak yang ada di Griya Satwa Lestari antara lain ada Blackwood Indoor Cat, Blackwood Kitten dan Blackwood Outdoor Cat. Karena kurangnya informasi dan pengetahuan awal tentang makanan ini, jadilah beli Blackwood Adult Chicken Meal & Brown Rice.

Texture & Ingredients
Tekstur Blackwood ini renyah, rapuh dan empuk buat dry food. Bentuk kibble-nya bunga bintang dengan lubang di tengah. Warna kibble-nya krem terang dan agak berdebu. Kurang tau kenapa teksturnya berdebu, mungkin karena ada di kemasan terlalu lama atau emang dari sononya berdebu. Berikut penampakan kibble Blackwood Adult (maaf foto kibble-nya ga terlalu jelas) :
Aroma makanan Blackwood agak subtle, aromanya mirip cereal ala ala bubur gandum kemasan. Aroma ikan dan sebagainya kurang tercium mungkin karena rasa Blackwood yang aku pilih adalah rasa Chicken Meal & Brown Rice. Baru pertama kenal dan bakalan membiasakan diri. Menurut review Blackwood Kitten dan Blackwood Adult yang ditulis oleh Radio Kucing, mba Juwies bilang buat orang yang tau gimana kualitas kucing pasti langsung tau kalau Blackwood ini punya kualitas yang oke. Tapi ya aku ga suka aja sama aromanya. Mungkin karena mungkin baru awal banget kan kenalan sama Blackwood ini terutama lagi kenalan sama pakan kucing grade grain-free. Apa iya pakan kucing grain-free aromanya begini semua kali ya? Well, ini artinya aku harus cari pakan grain-free lainnya nih feliners *menyiapkanpemakamandompet*.
Di kemasan Blackwood juga tertulis Slow Cooked PetNutrition. Informasi yang ada di website Blackwood juga menjelaskan Slow Cooked ini artinya makanan kucing merk Blackwood dimasak dengan perlahan jadi kandungan gizi dan nutrisi yang ada dalam bahan-bahan awalnya ga berkurang atau rusak. Berikut keterangan ingredients dan keterangan lain yang tertera di kemasan Blackwood Adult :
Ingredients yang ada di Blackwood ini banyak banget. Keliatan banget ya feliners emang Blackwood ga pakai grain di bahan pakannya. But, aku masih bingung kenapa ada bahan Brown Rice. Jadi nasi ga termasuk grain ya? Jadi emang aku anaknya kepo banget feliners. Ya aku cari apa aja yang termasuk dalam jajaran si GRAIN ini dan kenapa pakan kucing yang grain-free harga mahal (katanya lebih bagus ketimbang yang mengandung sebangsa grain). 
Karena penasaran banget kan kenapa bisa disebut grain-free cat food, aku sedikit cari informasi tentang grain dan juga grain-free cat food. “Grains are small, hard, dry seeds, with or without attached hulls or fruit layers, harvested for human or animal consumption,” dari sumber Wikipedia. Sedangkan menurut Hills Pet grain-free cat food adalah grain free cat food is just what its name describes–a cat food made free of grains. Common grains found in cat food include wheat, corn gluten meal, and rice. Terus kan bahan-bahan yang ada di Blackwood ini masih mengandung grain antara lain, rice, millet, sorghum dan yeast. Jadi beneran ya feliners Blackwood ini adalah pakan grain-free karena grain-free yang sering ditemukan pada pakan kucing meliputi wheat, corn dan rice.
See? There is an advantage of being kepo! Jadi bahan yang ada di Blackwood seperti Brown Rice, Ground Grain Sorghum (sejenis jagung), Millet ini ga termasuk dalam kelompok grain. Ada tiga poin yang tertera di kemasan Blackwood, yaitu 30% Protein, 17% Fat dan 3% Fiber. Jadi pemahamanku protein yang ada di pakan Blackwood ini dari protein ayam. Well, karena rasa pakannya Chicken Meal kan? Dan juga ada gambar ikan di kolom protein. Blackwood juga mengandung Omega 6 dan Omega 3 yang baik untuk kesehatan kulit dan bulu. Poin terakhir adalah serat untuk menunjang kesehatan pencernaan. And, yang paling penting dari makanan kucing adalah kita tau siapa produsen atau distributor yang mengimport makanan tersebut. Kalau pakan holistic begini pastinya sih asal usul jelas. Blackwood adalah salah satu merk pakan hewan peliharaan asal Ohio, USA. Pada kemasan tertulis “Manufactured For” artinya bukan Blackwood sendiri yang memproduksi atau membuat pakan. Tapi ada pihak lain yang memproduksi. Karena ga nemu informasi siapa yang memproduksi pakan Blackwood, jadi ya aku simpulkan pakan Blackwood bermarkas di 38281 Industrial Park Road, Libson, Ohio USA 44432. Informasi di website Blackwood juga SANGAT RAPI dan LENGKAP! Jadi gampang kalau mau cari informasi terkait Blackwood. Feliners bisa langsung visit website Blackwood di www.blackwoodpetfood.com.
Varian Blackwood yang ada di Indonesia, khususnya Semarang masih sangat sedikit. Paling cuma ada varian buat adult & kitten. Di website untuk Cat Recipe ada Everyday Adult Recipe, Everyday Indoor Recipe, Everyday Outdoor Recipe, Senior Cat & Kitten. Bahkan Blackwood punya varian wet cat food juga loh. Sayangnya aku belum nemuin varian-varian tersebut. Akhir-akhir ini udah jalan pet shop exploring nih feliners. Lagi banyak kerjaan dan kegiatan. Next time deh akan explore pet shop jadi bisa tau varian Blackwood apa aja yang dijual di Semarang. Tapi dilapak-lapak online aku nemuin varian Blackwood lain seperti Senior Cat dan wet food-nya.

Cat Point of View
Dari hasil pengamatanku, first impression kucingku sama Blackwood kurang tertarik. Karena aromanya sama sekali ga amis dan menyengat mungkin bikin kucingku cuek dan ga doyan. Karena masih transisi pakan lama ke baru masih aku campur dengan Optima Seafood Mix. Padahal udah dicampur kan sama makanan lama mereka. Tebakanku sih kenapa mereka awalnya kurang minat sama Blackwood karena aromanya asing ga kayak aroma makanan kucing yang amis dan bau ikan. Karena mereka terbiasa sama aroma makanan kucing yang menyengat gitu kan. Optima Seafood Mix yang notabene aromanya super duper khas ikan. Pada ga ngerti ya ini tuh makanan mahal L. Aku biarin mereka datengin foodbowl satu per satu. Mereka ga langsung mau makan Blackwood, jadi aku biarin dulu mereka PDKT sama makanan barunya. After a little while, akhirnya Lela menyerah mulai makan Blackwood karena mungkin ga bisa menahan rasa lafar yang mendalam. Mungkin juga karena ga ada pilihan makanan lain kali ya jadi ya harus makan yang ada. Sejak awal juga Lela yang kayaknya paling antusias sama Blackwood. Setelah Lela memulai, lalu kucing-kucing lainnya juga mulai deketin foodbowl. Makannya sampai kriuk kriuk gitu saking renyahnya si Blackwood. Para kittens juga menyusul makan Blackwood. Blackwood yang aku beli ini kan buat kucing adult tapi para kittens sih ga kesusahan makan Blackwood padahal sih kibblenya lumayan gede loh. Next time, bakalan cobain Blackwood Kitten deh. Tapi, mereka kelihatan ga nafsu makan dan kurang doyan sama Blackwood.
Berdasarkan informasi yang aku dapat dari temen sesama cat lovers, Mba Dena. Kucing Mba Dena ini juga awalnya kurang suka sama Blackwood. Menurut Mbak Dena karena aromanya kurang sedep dan semacem cereal. Hidung Mba Dena sama seperti hidungku ya? Mba Dena terus maksa kucing-kucingnya buat makan Blackwood tapi hasilnya nihil. Mungkin kucing Mba Dena udah jatuh cinta sama makanan dia yang sebelumnya ya. Sebenernya memang kucing itu sifatnya cocok-cocokan. Walaupun kucing serumah cocok makan makanan kucing merk tertentu, belum tentu juga loh kucing lain akan suka. Akhirnya karena frustasi juga kan kucing-kucing Mba Dena tetep ga mau makan, Mba Dena kasih Blackwood buat kucing stray yang sering lalu lalang di rumahnya.
By the way, Blackwood isi 1,82 kg ini ternyata bertahan lumayan lama sih yaitu satu bulan dengan keadaan kucing 5 ekor**. Karena ga tega tiap hari kucingku makin ga doyan makan Blackwood I had to stopped it. Kasian kan kalau mereka ga nafsu makan dan ga doyan makan. Efek buat para kucingku sampai akhir mengkonsumsi Blackwood baik-baik aja. Tapi ya gitu, habisnya lama banget, makannya sedikit dan agak ga nafsu makan. Selama makan Blackwood ini, aku masih sering campur sama Optima sih buat kasih aroma aja. Karena mereka ga doyan, aku jadi sering street feeding ke kucing stray dan kadang sediain Blackwood ini di balkon rumah buat makan para kucing stray. Setelah beberapa lama makan Blackwood dengan campuran Optima, poop kucing-kucingku masih dalam keadaan solid dan warna gelap. Pernah sih sesekali poop mereka terlalu solid (keras) tapi warnanya masih bagus. Bau kotoran si kucing juga masih normal.

Conclusion
Well, lesson learned dari Blackwood ini adalah kucing ga selalu suka dan doyan dengan pakan kucing mahal grade holistic atau grain-free. Selera kucing berbeda ya feliners. Padahal aku berharap banyak dengan Blackwood ini loh. Anyway, Blackwood ini sangat recommended buat feliners yang ada di rumah dan juga pingin mencoba makanan kucing grain-free buat para kucing. Harganya juga masih masuk akal sih. Ya dengan harga segitu udah bisa dapet pakan kucing sekelas grain-free holistic gitu kan udah bagus. Coba dibandingkan sama Royal Canin, Nutri Source dan Pro Plan, Blackwood ini masih terjangkau. Royal Canin freshpack isi 2 kg seharga sekitar 250 ke atas, sedangkan Blackwood cuma 150an dengan isi hampir 2 kg.
RATINGS : 3 stars (walaupun kualitas holistic, kucingku tetap ga suka)
REPURCHASE : Maybe NO

WHERE TO BUY : Blackwood ini termasuk makanan kucing kualitas bagus loh feliners, jadi kayaknya ga semua pet shop menjual Blackwood. Tapi kalau dilapak online tuh, banyak!
Bisa dilihat kan dari review di atas kalau kucing-kucingku kurang suka dan malah ga doyan sama Blackwood. Lama banget habisnya, satu wadah Blackwood bisa sampai sebulan. Akhirnya aku kasih ke kucing stray di daerah rumahku. Adakah feliners yang menggunakan Blackwood untuk para pasukan anak berbulu? Gimana efeknya? Mereka doyankah? Kalau emang doyan dan berefek bagus, teruskan feliners! Review ini dari point of view kucing-kucingku. Sekian review makanan kucing Blackwood Adult Chicken Meal & Brown Rice dari The Cat Sound. Semoga review ini berguna dan bisa dijadikan refrensi buat feliners semua. Nantikan review makanan kucing merk lain hanya di The Cat Sound! Thank you for reading The Cat Sound.

*Review Blackwood ditulis pada bulan Februari 2016
**Kucing 5 ekor pada bulan Februari 2016, sekarang bulan Januari 2017 ada 8 ekor kucing
**Disclaimer: review di atas merupakan review dari pandangan, perspektif serta pengalaman pribadi dari penulis. Jika ingin menyalin atau mengutip harap link ke www.thecatssound.blogspot.co.id.