Showing posts with label Flavored Cat Litter. Show all posts
Showing posts with label Flavored Cat Litter. Show all posts

Nov 5, 2016

Review Pasir Kucing: Kukky Premium Cat Sand Apple

Halo halo feliners, apa kabar? Semoga feliners dan para anak bulu senantiasa sehat ya. Kali ini The Cat Sound akan membahas review pasir kucing merk Kukky. Actually review ini sudah tertumpuk sangat lama di draft dan baru sempat aku rilis sekarang. Well, saking lamanya sampai kelupaan sendiri. Review ini udah aku tulis sejak bulan September 2015 lalu. Maaf ya atas keterlambatan The Cat Sound. Simak review pasir Kukky di bawah ya!
Packaging & Price
Dari packagingnya, terkesan kalau pasir kucing ini punya kualitas yang kurang oke. Plastick yang digunakan buat membungkus produk tipis dan berdebu di bagian luar, so dusty! Aku beli pasir Kukky di Kasih Satwa Semarang seharga IDR 30,000 isi 5,5 liter.

Texture, Ingredients & Scent
Teksturnya hampir sama dengan pasir kucing Samoera (baca reviewnya di sini ya), butiran pasirnya besar kecil dan berdebu. Tapi, Kukky Premium Cat Sand ini ga terlalu berdebu dibanding dengan Samoera. Walaupun ketika dituang ke litter box langsung tersebar debu, bau debunya juga ga terlalu nyesek. Di kemasan tertulis label APPLE yang aku simpulkan adalah Kukky ini pasir kucing wangi Apple. Boro-boro dah wangi, aromanya plain banget seperti pasir kucing unscented. Aku tau sih kucing ga begitu nyaman buang air di pasir yang aromanya menyengat parfum, ini semata-mata buat mengurangi bau ga enak dari kotoran kucing itu sendiri. 
Waktu beli pasir Kukky ini pas banget kedatangan satu penghuni tambahan di rumah. Jadinya harus nambah litter box juga kan? Kukky Premium Cat Sand bisa clumping poop dan pipis dengan baik. Lumayan tight buat clumping pipis dan poop. Kalau pasir masih kondisi baru dituang ke litter box, buat clumping pipisnya lumayan bagus feliners. Tapi kalau udah direfill berkali-kali sisa clumping-an pipis akan jadi lembab, basah, menggumpal dan jadi kurang bagus buat clumping lagi.

Cat Point of View
So far kucing-kucing terlihat nyaman pakai pasir ini. Masih diacak-acak sih, itu sih normal. That’s what they do hihi. Tapi harus rajin-rajin banget refill pasir ini karena kalau udah basah clumpingnya ga maksimal. Dan bekas pasir yang udah kena pipis atau pasir ga tertutup dengan sempurna juga. Kukky juga lumayan awet loh feliners. Satu wadah pasir kucing Kukky isi 5,5 liter habis 7-8 hari.
Thomas & Izzy lagi nongkrong

Conclusion
Udah dua kali ini merasa dikecewakan sama dua merk pasir kucing, Samoera & Kukky. Mereka mencantumkan bahwa pasir kucing ini scented Lavender untuk Samoera dan apple untuk Kukky. Tapi aku ga mendapati bahwa pasir kucing ini beraroma wangi. Saran untuk produsen Samoera & Kukky bisa ditambah lagi aroma wangi pada pasir kucingnya supaya ga mengecewakan konsumen, like me. Di sini bukan bermaksut untuk menghasut kamu buat tidak menggunakan merk pasir yang aku sebutkan, di post ini sifatnya murni memberikan review (kesan, tanggapan dan opini pribadi). Jadi jangan salah sangka ya feliners! Intinya sih, coba dulu karena kalau ga dicoba ga akan tau. Sekian feliners review pasir Kukky dari The Cat Sound. Nantikan review pasir lainnya hanya di The Cat Sound ya! Semoga review ini berguna dan bisa dijadikan refrensi buat feliners semua. Bye all!

Apr 29, 2016

Review Pasir Kucing: Samoera Premium Bentonite Clay Based Lavender

Hallo, feliners. Welcome to The Cat Sound! Kebetulan lagi sering cari pasir kucing baru buat dicobain ke kucing. Pasir kucing merupakan salau satu kebutuhan primer buat kucing karena ini menyangkut urusan buang air mereka. Aku orangnya sangat pelupa, pernah suatu saat buru-buru ke pet shop buat beli pasir karena pasir kucingku udah nimbun banyak sekali kotoran. Yah, inilah hasil buru-buru ku, jadilah aku beli pasir kucing merk Samoera karena bingung dan panik!
p.s. Tuh kan aku bilang apa? Cepet kan edisi kedua review pasir kucingnya!

Packaging & Price
Packaging pasir Samoera ini pakai plastic tebal, dan terlihat bagian dalam pasir karena ada bagian plastic yang tembus pandang. Aku beli pasir merk Samoera di Paxton Pet Shop pas Paxton mau tutup. Harganya IDR 30,000 isi 5,5 liter.

Texture, Ingredients & Scent
Tekstur pasir ini halus dan butiran pasirnya ga sama dengan yang lain. Butirannya sih menurutku cenderung berukuran besar. Di kemasan tertulis wangi Lavender, ekspetasiku adalah wangi Lavender yang menyegarkan jadi bau dari kotoran kucing bisa lumayan tercover. Eh, boro-boro wangi yang ada bau debu yang menyengat.
Mendiang Izzy selalu jadi photo bomb di sela-sela sesi foto produk buat di review

Kecewa sih sama pasir ini, karena kan yang aku harap wangi Lavender dan pasir ini sama sekali ga wangi. Selain halus, pasir ini juga ‘sangat’ berdebu. Butiran-butiran debu yang halus juga tercampur dengan butiran pasir yang ukurannya agak besar. Ketika aku buka kemasan pasir Samoera, langsung kecium bau debu yang kuat dan nyesek di hidung. Di kemasannya juga tertulis clay based, alias pasir ini bisa clumping dengan baik. Performa clumpingnya lumayan dalam mengunci kotoran si kucing. Kurang maksimal buat clump pipis kucing.

Too bad, pasir ini ga wangi, coba aja kalau wangi kan bau kotoran bisa tertutupi sama bau wangi Lavender. Masih belum bisa move on dari wangi Lavender nih feliners. Maapin ya. Pasir Samoera ini ternyata buatan Indonesia. Cuma tertera keterangan West Java atau Jawa Barat. Aku googling ga ada informasi terkait siapa yang memproduksi pasir kucing ini atau di daerah mana. Jadi ya aku simpulkan buatan Indonesia, Jawa Barat.

Cat Point of View
Kucing-kucingku sih biasanya ga pernah ada masalah buat urusan pasir. Karena mereka kan ga makan dan ga mengkonsumsi, jadinya jarang ada rejection dari mereka. Seperti biasa, mereka ya langsung pakai buat buang air di dalam litter box yang isinya pasir Samoera. Buat pemakaian dalam jangka waktu lama, misal dipakai seharian tanpa scoop, pasir ini jadi basah dan ga bisa dipakai kembali. Terutama pipis, pasir ini ga bisa mengunci pipis dengan sempurna alhasil bekas pipisnya tersebar di semua bagian pasir. Ada cerita lucu aku pernah mergokin Lela poop di kamar mandi. Setelah aku cek ke litter box, ternyata litter box-nya udah super duper penuh dan banyak kotoran kucing berserakan. Aku pikir, ih Lela pilih-pilih tempat buang poop segala. Dan aku pikir lagi, kucing ini menjaga kebersihan banget ya, tempat buang air kotor mereka nyari lokasi yang lebih bersih.

Conclusion
Ga semua pasir bentonite clumping clay bisa menampung banyak kotoran kucing. Harus lebih sering test drive pasir kucing nih guys, karena kan if you’ll never try, you’ll never know.
Sekian review pasir kucing dari The Cat Sound. Semoga bermanfaat dan bisa dijadikan refrensi buat feliners semua. Bye!